Pratama Abadi Bidik Dana IPO Rp 16 Miliar - Lepas 150 Juta Saham Ke Publik

NERACA

Jakarta – Ditengah beberapa perusahaan menjadwal ulang rencana penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO), beda dengan PT Pratama Abadi Nusa Industri yang tetap serius listing di bursa tahun ini. Disebutkan, perusahaan berencana menawarkan sekitar 150 juta saham atau setara 36% dari modal yang ditempatkan dan disetor perusahaan,”Kami berencana meraih pendanaan sebesar Rp 16 miliar lewat aksi korporasi ini," kata Prilli Soetyanto, Presiden Direktur Pratama Abadi Nusa Industri di Jakarta, kemarin.

Prilli mengatakan, perusahaannya merupakan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berusaha mencatatkan diri di BEI. Nantinya, perusahaan akan menggunakan seluruh dana yang didapat dari hajatan IPO untuk melakukan ekspansi. Sebagai informasi, Pratama Abadi bergerak di bisnis seafood packaging dan processing yang berbasis di wilayah Tangerang dan Jawa Timur. Hingga akhir 2017, aset perusahaan sudah mencapai Rp 50 miliar.

Prusahaan berencana mencatatkan diri dengan menggunakan buku April 2018. PT Investindo Sekuritas didaulat sebagai penjamin pelaksana emisi aksi korporasi ini. Sebagai informasi, PT Pratama Abadi Nusa Industri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang frozen seafood processing dan pengalengan makanan yang ditujukan untuk pasar ekspor. Hingga saat ini perusahaan sudah mengekspor ke Amerika Serikat dan negara-negara di Eropa.

Kapasitas ekspor perusahaan baru mencapai 10 kontainer per bulan, setelah IPO ini ditargetkan bisa meningkat menjadi 13-15 kontainer per bulannya. Perusahaan memiliki dua pabrik yang berlokasi di Tangerang, Banten dan Banyuwangi, Jawa Timur. Meski demikian, Prilli mengatakan bahwa rencana IPO ini berpotensi diundur menggunakan laporan keuangan April setelah perusahaan melakukan mini expose dan memperoleh beberapa perbaikan dari pihak bursa.

Hingga akhir Desember 2017 aset perusahaan mencapai Rp 50 miliar dengan pendapatan hingga periode tersebut mencapai Rp 200 miliar. Tahun ini ditargetkan pendapatan bisa tumbuh sebesar 2%.

BERITA TERKAIT

Trans Serasi Pemkab Tabanan Jadi Top 99 Inovasi Pelayanan Publik - Sukses Kurangi Angka Kecelakaan

Trans Serasi Pemkab Tabanan Jadi Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Sukses Kurangi Angka Kecelakaan NERACA  Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Eureka Prima Bukukan Laba Rp 65,2 Juta

NERACA Jakarta – Hingga akhir Maret 2018, PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP) berhasil mencatatkan laba bersih bersih sebesar Rp65,2…

Mentan Akan Bagikan Satu Juta Bibit Jeruk Koprok

NERACA Jakarta - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan, akan membagikan satu juta bibit jeruk keprok kepada masyarakat pada 2018…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BRPT Siapkan Belanja Modal US$ 1,19 Miliar

Dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi pabrik petrokimia sebesar 900 ribu ton menjadi 4,2 juta ton per tahun, PT Barito Pacific…

Gandeng Binar Academy - Telkomsel Edukasi Digital Anak Muda di Timur

NERACA Jakarta - Dalam rangka pemerataan dan menggejot partisipasi anak muda di kawasan Timur Indonesia dalam kompetisi The NextDev, Telkomsel…

Juli, Fast Food Baru Buka 6 Gerai Baru

Ekspansi bisnis PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) dalam membuka gerai baru terus agresif. Tercatat hingga Juli 2018, emiten restoran…