Refinancing, LPKR Rilis Obligasi US$ 75 Juta

Refinancing atau lunasi utang, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) bakal menerbitkan obligasi senior atau senior note dalam mata uang dollar Amerika Serikat (AS) sebesar US$ 75 juta dengan tingkat bunga sebesar 9,625% dan akan jatuh tempo tahun 2020. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, obligasi ini diterbitkan oleh anak usaha LPKR, yakni Theta Capital PteLtd, yang berada di Singapura dengan skema penawaran private placement. LPKR telah menandatangani subscription agreement dengan Deutsche Bank AG Singapura selaku agen penempatan dan beberapa investor yang memenuhi persyaratan mengambil bagian.

Presiden Direktur LPKR, Ketut Budi Wijaya mengatakan, obligasi ini sudah diterbitkan dan sudah closing. Sebelumnya, disebutkan bahwa dari penerbitan obligasi tersebut hanya sebesar US$ 52 juta yang akan digunakan untuk refinancing.Namun Ketut menegaskan bahwa seluruh dana tersebut akan digunakan untuk refinancing. Artinya, sejak hari Selasa LPKR telah mendapatkan dana segar sebesar US$ 75 juta atau ekuivalen sebesar Rp 1,04 triliun. Namun dana segar tersebut masih kurang jika mempertimbangkan utang LPKR.

Di kuartal pertama 2018, terlihat utang usaha perusahaan mencapai Rp 1,18 triliun serta utang bank jangka pendek yang mencapai Rp 1,34 triliun. Secara total liabilitas jangka pendek perusahaan, termasuk utang dan kewajiban-kewajiban lain, mencapai Rp 8,88 triliun. Selain itu, perusahaan juga memiliki sejumlah utang dalam mata uang asing dengan jumlah total jika dirupiahkan ekuivalen dengan Rp 13,03 triliun.

Strategi LPKR dalam memenuhi pendanaan serta untuk pembayaran kewajiban, Ketut mengatakan bahwa pihaknya akan berfokus pada light asset atau pengurangan aset melalui skema Dana Investasi Real Estate (DIRE), yang ditangani oleh anak usaha perusahaan, yaitu Lippo Malls Indonesia Retail Trust. (bani)

BERITA TERKAIT

Pasarnya Cukup Menjanjikan - Minat Pemda Terbitkan Obligasi Daerah Besar

NERACA Jakarta – Meskipun butuh proses panjang, minat pemerintah daerah untuk menerbitkan obligasi daerah atau municipal bond cukup besar. Apalagi,…

Danai Belanja Modal - Adhi Karya Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta – Perkuat likuiditas guna mendanai proyek baru, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) berencana menerbitkan surat utang atau obligasi…

OJK Buka Celah Obligasi Tanpa Penawaran

NERACA Jakarta – Dalam rangka menunjang pertumbuhan industri pasar modal, inovasi dan kemudahaan berinvestasi di pasar modal terus digalakkan Otoritas…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Lima Emiten Belum Bayar Listing Fee

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah emiten yang mengalami gangguan keberlangsungan usaha atau going concern dan berakibat tidak mampu…

Rayakan Imlek - Kobelco Berikan Special Promo Konsumen

NERACA Jakarta - Rayakan Imlek 2570, PT Daya Kobelco Construction Machinery Indonesia (DK CMI),  menggelar  customer gathering dari seluruh Indonesia.…

WSBP Pangkas Utang Jadi Rp 4,7 Triliun

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) telah menerima pembayaran termin pada Januari 2019 yang digunakan perseroan untuk pelunasan pinjaman perseroan.…