Ini Dia Kiat Sukses Binis Kuliner - Tingginya Persaingan

Bisnis kuliner menjadi salah satu yang paling menjanjikan dan tak pernah sepi, sehingga wajar saja jika banyak orang melirik bisnis yang satu ini. Bagi yang baru akan terjun ke dunia usaha, bisnis kuliner ini tentu menjadi salah satu yang paling layak untuk dipertimbangkan.

Ada banyak jenis bisnis kuliner yang bisa dijadikan pilihan, seperti bisnis gorengan, kebab, minuman cokelat, jus, pecel lele, ketoprak, lotek, kue pukis, dan yang lainnya. Selain modal, ada hal lain yang harus diperhatikan agar bisnis kuliner Anda bisa sukses.

Di tengah persaingan yang ketat di dunia kuliner, selain harus bisa mengelola dengan baik, Anda juga harus memperhitungkan dari awal langkah apa saja yang perlu dipertimbangkan sebelum mendirikan bisnis kuliner tersebut. Berikut tips sukses berbisnis kuliner yang harus dipahami sejak awal.

1. Lokasi yang sesuai dengan jenis kuliner

Memilih lokasi yang tepat merupakan kunci utama dalam kesuksesan bisnis. Pastikan memilih lokasi bisnis yang strategis dan tidak asal-asalan. Anda harus menyesuaikan lokasi dengan jenis kuliner yang akan Anda pasarkan.

2. Tempat yang sesuai dengan modal

Untuk memilih tempat bisnis kuliner ini, Anda tentu akan membutuhkan sejumlah biaya yang berasal dari modal usaha.

Jika membangun bisnis kuliner ini di rumah atau bahkan pekarangan, sudah tentu Anda tidak perlu mengeluarkan biaya. Namun jika ternyata menggunakan lokasi milik orang lain, besar kemungkinan Anda akan membayar sejumlah biaya sewa untuk mendirikan bisnis kuliner di sana.

3. Perlengkapan yang sesuai

Bisnis kuliner akan membutuhkan berbagai perlengkapan, tergantung pada jenis bisnis yang akan dijalankan. Pada umumnya, Anda akan membutuhkan modal untuk membeli beberapa perlengkapan berikut gerobak atau booth, meja dan kursi, kemasan makanan, wadah untuk menyajikannya jika membuka bisnis kuliner yang bisa dimakan di tempat, peralatan memasak dan mengolah makanan seperti kompor, blender, dan lainnya. Semua ini jelas akan membutuhkan biaya, bukan?

4. Bahan baku yang tepat

Apa yang akan Anda jual dan bagaimana cara mengolahnya? Hal ini akan menjadi pertimbangan saat membeli berbagai bahan baku di dalam bisnis. Modal yang akan Anda butuhkan untuk kebutuhan yang satu ini tentu cukup besar, ketika harus membelinya dalam jumlah yang banyak sekaligus.

Namun, jika hanya memiliki modal terbatas, Anda tentu bisa melakukan pembelian bahan baku ini dalam jumlah yang kecil saja. Selain itu, Anda harus bisa menemukan agen penjual bahan baku yang lebih ekonomi.

5. Branding dan promosi

Anda ingin menjalankan bisnis ini secara profesional? Maka sudah tentu membutuhkan kegiatan branding dan juga promosi. Hal ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, tergantung pada jenis bisnis yang dijalankan.

Untuk kegiatan promosi ini, Anda juga akan membutuhkan sejumlah modal, tergantung pada metode yang akan digunakan. Pastikan upaya promosi bisnis kuliner Anda ini efektif dan efisien. Anda bisa memanfaatkan media sosial semaksimal mungkin.

BERITA TERKAIT

Syafruddin Temenggung Tidak Melanggar Hukum, Ini Alasan Yuridisnya

Syafruddin Temenggung Tidak Melanggar Hukum, Ini Alasan Yuridisnya NERACA Jakarta - Mantan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arysad…

Ini Dia, Daftar Caleg Peserta Pileg 2019

 Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengumumkan jumlah bakal calon anggota legislatif DPR RI untuk Pemilu Legislatif 2019 berdasarkan data yang…

CPNS Segera Dibuka, Perhatikan Hal Ini

      Penerimaan calon pegawai negeri sipil ( CPNS) tahun anggaran 2018 resmi dibuka. Pada Rapat Koordinasi Nasional Pengadaan…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Sruput Dinginnya Usaha Minuman Bubble

Meski tidak seheboh dulu minuman bubble . Tapi usaha ini masih menyimpan potensi. Pemain baru usaha ini juga masih muncul…

Jajaki Gurihnya Usaha Jajan Martabak

Jajanan Martabak merupakan salah satu kudapan yang sangat familiar di lidah masyarakat Indonesia. Disajikan dengan berbagai varian rasa, martabak tak…

Tips Bertahan di Tengah Bisnis Musiman

Di masa sekarang banyak sekali usaha atau bisnis yang dating. Bahkan tidak sedikit yang umurnya baru seusia jagung sudah tumbang.…