Kenaikan Harga Ayam Kerek Inflasi Palembang

Kenaikan Harga Ayam Kerek Inflasi Palembang

NERACA

Palembang - Kenaikan harga daging ayam yang terjadi sepanjang bulan lalu berdampak terhadap pembentukan inflasi di Kota Palembang pada Mei 2018 menjadi 0,15 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel Yos Rusdiansyah mengatakan daging ayam menjadi komoditas penyumbang inflasi tertinggi dibanding komoditas lainnya."Kami mencatat terjadi kenaikan sebesar 14,18 persen pada harga daging ayam. Perubahan harga itu memberi andil sebesar 0,16 persen untuk inflasi," kata dia di Palembang, Selasa (5/6).

Ia menambahkan selain daging ayam, komoditas telur ayam ras, jeruk dan rokok kretek juga menjadi penyebab inflasi di kota itu. Menurut Yos, dari 386 komoditas yang dipantau sebanyak 83 komoditas mengalami kenaikan harga sementara 48 komoditas mengalami penurunan harga.

Terkait ini, Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan menilai, masih tingginya harga jual daging ayam di pasaran lantaran panjangnya mata rantai distribusi untuk komoditas tersebut.

Plt Dinas Perdagangan Provinsi Sumatra Selatan, Yustianus, mengatakan dari peternak hingga sampai ke pembeli, setidaknya ada 6-7 mata rantai distribusi yang harus dilewati. Hal ini yang kemudian dituding menjadi pemicu harga ayam potong tak kunjung stabil, terlebih menjelang puasa hingga Hari Raya.

"Tak bisa dipungkiri mata rantai distribusi daging ayam itu cukup sulit diputus, dari peternak-perusahaan ke broker, pedagang, kemudian ke pengecer baru ke konsumen. Lalu, antara supply dan demand juga tak seimbang, lebih banyak permintaan daripada pasokan," ujar dia.

Oleh karena itu, pemerintah bersama tim satuan tugas pangan hingga kini masih mencari solusi serta berkoordinasi ke Peternakan, agar harga ayam potong bisa kembali normal dan sesuai harga acuan yakni Rp33.000 per kilogram. Ant

BERITA TERKAIT

Pemkot Palembang: Batas Perekaman KTP-e 31 Desember

Pemkot Palembang: Batas Perekaman KTP-e 31 Desember NERACA Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mengingatkan warganya yang belum merekam data…

Urban Jakarta Bidik Penjualan Rp 240 Miliar - Harga IPO Rp 1000-1250 Per Saham

NERACA Jakarta – Tren pengembangan proyek properti berbasis transit oriented development (TOD) cukup menjanjikan kedepannya, apalagi pembangunan LRT yang digarap…

Jagung Datang Peternak Ayam Merasa Senang

  NERACA   Malang - Peternak ayam mandiri di Wilayah Malang, Jawa Timur merasa senang dan berterima kasih atas bantuan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Perizinan di Jabar Akan Serba Daring

Perizinan di Jabar Akan Serba Daring NERACA Bandung - Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil (Emil) mengatakan, seluruh sistem…

Depok Lakukan Penyimpangan Standar Pelayanan Perizinan - Pengamat Kebijakan Publik

Depok Lakukan Penyimpangan Standar Pelayanan Perizinan Pengamat Kebijakan Publik NERACA Depok - Pemerintah Kota Depok dalam melaksanakan kewajibannya untuk pelayanan…

Kemenkop-TopKarir Atasi Masalah Pengangguran di Indonesia

Kemenkop-TopKarir Atasi Masalah Pengangguran di Indonesia NERACA Jakarta - CEO dan Co-Founder PT Top Karir Indonesia Bayu Janitra Wirjoatmodjo meyakini…