Luncurkan Tabungan Valas, BTN Bidik 50.000 Rekening

NERACA

Jakarta - PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BTN) meluncurkan produk tabungan valuta asing dolar AS dan dolar Singapura dengan target 50 ribu nasabah baru hingga 2023 Direktur BTN Budi Satria di Jakarta, Senin (4/6), mengatakan penerbitan produk tabungan valas karena selama ini banyak nasabah yang meminta simpanan dalam bentuk valas. Bunga yang ditawarkan BTN untuk tabungan valas ini di sekitar tiga persen.

"Nasabah populasi masyarakat kelas menengah di Indonesia terus meningkat dengan gaya hidup yang banyak menggunakan mata uang asing untuk 'travelling', bisnis, sekolah di luar negeri, investasi, dan berbagai aktivitas lainnya," ujarnya. Tabungan valas BTN dinamai Tabungan Felas. Budi mengatakan BTN berupaya menggarap peluang melimpahnmya mata uang asing tersebut sekaligus melengkapi kebutuhan simpanan nasabahnya.

"Dengan produk ini, kami berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menabung, bertransaksi, dan berinvestasi dalam mata uang asing. Dalam lima tahun pertama, kami membidik hampir 50.000 nasabah baru Tabungan Felas," ujarnya. Tabungan Felas tersebut diperuntukkan nahi Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA). Budi mengincar nasabah dari kalangan para profesional muda, wirausaha terutama di bidang ekspor impor, investor, nasabah prioritas, hingga ibu rumah tangga.

Budi menuturkan Tabungan Felas ini akan dilengkapi dengan fasilitas penarikan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan jaringan elektronik untuk bertransaksi nasabah. Selain meluncurkan Tabungan Felas, emiten bersandi saham BBTN ini juga menambah satu jenis mata uang dalam produk Deposito Valas perseroan yakni Dolar Singapura.

Adapun hingga April 2018, BTN mencatatkan pertumbuhan tabungan melesat di level 43,28 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Pada bulan ke empat tahun ini, posisi tabungan Bank BTN sekitar Rp43,04 triliun atau tumbuh dari Rp30,04 triliun pada bulan yang sama tahun lalu. BTN membidik Dana Pihak Ketiga (DPK) naik sebesar 23 persen (yoy) tahun ini.

BERITA TERKAIT

Gaet JCB, CIMB Niaga Luncurkan Precious Card

      NERACA   Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) bekerjasama dengan PT JCB International Indonesia…

Urban Jakarta Bidik Penjualan Rp 240 Miliar - Harga IPO Rp 1000-1250 Per Saham

NERACA Jakarta – Tren pengembangan proyek properti berbasis transit oriented development (TOD) cukup menjanjikan kedepannya, apalagi pembangunan LRT yang digarap…

Program B20 Mampu Tekan Impor Solar 4.000 kl/hari

      NERACA   Jakarta - Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi, Kementerian Energi dan Sumber Daya…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

OJK "Lepas Tangan" Bunga P2P Lending

      NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa regulator tidak mengatur secara spesifik besaran bunga…

Generasi Milenial Potensial Pasar Asuransi

    NERACA   Jakarta - Perusahaan asuransi dan manajemen aset AXA Indonesia (AXA Group) menyatakan generasi milenial (penduduk Indonesia…

The Fed akan Naikkan Bunga Bertahap

      NERACA   Jakarta - Bank Sentral Amerika Serikat (AS) akan terus menaikkan suku bunga secara bertahap. Hal…