BTN Turunkan Bunga 33 Basis Poin

NERACA

Jakarta--- PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menurunkan tingkat suku bunga dasar kredit (SBDK) sekitar 33 basis poin (bp). "Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) kita Senin ini akan turun lagi 33 bp dari Desember lalu," kata Direktur Utama Bank BTN Iqbal Latanro di Jakarta,17/1

Lebih jauh kata Iqbal, penurunan SBDK ini karena adanya tren penurunan BI rate dan juga pemotongan suku bunga simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Berikut ini SBDK BTN yang mulai berlaku mulai Senin depan, segmen kredit korporasi turun 31 bp dari November 2011 lalu menjadi 10,25% dari sebelumnya 10,56 %. "Suku bunga kredit ritel turun 31 bp dari sebelumnya sebelumnya 10,68% menjadi 10,37%," ujarnya

Menurut Iqbal, perseroan telah siap dengan hitungan untuk menetapkan suku bunga kreditnya pada tingkat yang lebih rendah. “Kami ingin kebijakan ini menjadi stimulus bagi bertumbuhnya industri perumahan di Indonesia dan masyarakat dapat memanfaatkannya dengan baik,”paparnya

Yang jelas, lanjut Iqbal, kebijakan penurunan suku bunga kredit ini merupakan yang kedua kali dilakukan Bank BTN di tahun 2012. Sebelumnya Bank BTN telah menurunkan tingkat suku bunga kreditnya untuk realisasi baru sejak 11 Januari 2012. “Suku bunga kredit tersebut ditetapkan sebesar 9,00% untuk kredit diatas Rp.350 Juta dan 9,75% untuk kredit dibawah Rp.350 Juta. Kini Bank BTN menurunkan kembali suku bunga tersebut menjadi 7,49%,”jelasnya

Namun, kata Iqbal, untuk kredit jenis KPR dan KPA realisasi baru diatas Rp.250 Juta mulai 17 Februari 2012 ditetapkan suku bunga sebesar 7,49% fixed rate selama 2 tahun. Kebijakan ini berlaku untuk rumah yang dibangun oleh Pengembang yang bekerjasama dengan Bank BTN. “Ini merupakan aspirasi yang kami berikan kepada para pengembang yang bekerjasama dengan Bank BTN dan masyarakat yang setia menjadi nasabah Bank BTN,” terangnya.

Diluar program itu Bank BTN juga menurunkan suku bunga kredit untuk jenis produk KPR, KPA, Ruko, Kredit Agunan Rumah, Kredit Bangun Rumah dan KTA. Untuk KPR dan KPA dengan plafond kredit diatas Rp.75 Juta rata-rata diturunkan 50 sampai dengan 75 basis point. Kredit Ruko diturunkan 25 sd 50 basis point. Sementara untuk Kredit Agunan Rumah dan Kredit Bangun Rumah penurunan mencapai 50 sd 100 basis point. Selain itu penurunan suku bunga kredit juga terjadi untuk Kredit Komersil dan Kredit Linkage yang masing-masing 50 basis point. Untuk jenis kredit diluar program promosi diatas berlaku mulai 1 Maret 2012. **cahyo

BERITA TERKAIT

GRUP GARUDA INDONESIA TURUNKAN TARIF TIKET 20% - AKR Masuk Jadi Pesaing Avtur Pertamina

Jakarta-Merespon imbauan Presiden Jokowi sebelumnya, maskapai grup Garuda Indonesia akhirnya menurunkan harga tiket pesawat terhitung mulai kemarin (14/2). Sementara itu,…

Gaet Pasar Milenial - BTN Syariah Luncurkan Produk KPR Hits

NERACA Jakarta - Menyambut hari ulang tahun unit usaha syariah Bank BTN ke 14 yang jatuh 14 Februari 2019, anak…

PEMERINTAH DIMINTA KAJI MENDALAM KENAIKAN TARIF OJOL - Ekonom UI: Berpotensi Turunkan Daya Beli Publik

Jakarta- Pemerintah diminta tidak boleh asal menetapkan tarif ojek online (ojol) dan harus ditentukan berdasarkan hasil kajian yang solid. Sebab,…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Fintech Ilegal Berasal dari China, Rusia dan Korsel

  NERACA   Jakarta - Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan fakta bahwa mayoritas perusahaan layanan finansial berbasis…

Laba BNI Syariah Tumbuh 35,67%

    NERACA   Jakarta - PT Bank BNI Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp416,08 miliar, naik 35,67 persen dibandingkan…

Pemerintah Terbitkan Sukuk US$ 2 miliar

      NERACA   Jakarta - Pemerintah menerbitkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk wakalah global senilai dua…