BEI : Peraturan Pemilihan Direktur BEI Masih Paket

Neraca

Jakarta – Aturan main pencalonan direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dipastikan masih akan memakai paket dan tidak lagi sebagai individu, “Peraturan pencalonan direktur bursa berubah dari individu menjadi paket,”kata Direktur Pemeriksaan dan Pengawasan BEI Uriep Budi Prasetyo di Jakarta, Kamis (16/2).

Menurutnya, aturan pencalonan direksi tersebut juga terbuka terjadi persaingan head to head. Kendatipun demikian, dirinya tidak mau berkomentar soal rencana mencalonkan atau tidak. Namun yang pasti, aturan main pencalonan direktur BEI No. III. A.3 tengah di godok Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).

Sebagaimana diketahui, revisi aturan soal pemilihan direksi BEI sudah pada tahapan meminta tanggapan kepada direktur bursa efek. Disebutkannya, latar belakang revisi peraturan tersebut mempertimbangkan untuk mewujudkan bursa efek yang sehat dan berdaya saing global.

Sehingga diperlukan pengelola bursa efek yang memiliki kompetensi, integritas dan independensi yang tinggo. Dengan pertimbangan tersebut Bapepam-LK merevisi dan menyempurnakan persyaratan tata cara pencalonan dan pemilihan direktur bursa efek.

Dalam revisi peraturan tersebut mengatur ketentuan umum di mana bursa efek wajib mempunyai paling sedikit tiga orang direktur. Bapepam-LK menetapkan jumlah kebutuhan dan jabatan direktur bursa efek antara lain dengan mempertimbangkan masukan dewan komisaris bursa efek jika ada. Direksi bursa efek wajib menyampaikan jadwal dan agenda Rapat Uumum Pemegang Saham dalam rangka pemilihan direktur bursa efek kepada Bapepam-LK paling lambat 120 hari sebelum RUPS pemilihan direktur bursa efek.

Selain itu, revisi peraturan tersebut mengatur tata cara pencalonan dan pengajuan calon direktur bursa efek dan penilaian kemampuan dan kepatutan. Sebelumnya, Ketua Bapepam LK Nurhaida pernah bilang, tujuan merevisi peraturan tentang pemilihan direksi BEI dimaksudkan pelaksanaan tersebut bisa lebih transparan dan tidak ada conflict of interest “Kita sedang merevisi peraturan pemilihan direksi BEI,” kata Nurhaida. (bani)

BERITA TERKAIT

Smartfren Luncurkan Paket Super 4G Unlimited dan Super 4G Kuota

Operator seluler Smartfren meluncurkan dua produk teranyar untuk masyarakat modern yang tak bisa lepas dari internet. Masing-masing adalah paket "Super…

Komitmen BEI Permudah Persyaratan Pencatatan - Siapkan Perubahan Peraturan

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan transaksi dan emiten di pasar modal lebih agresif lagi, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI)…

Marka Jalan di Kota Sukabumi Masih Kurang

Marka Jalan di Kota Sukabumi Masih Kurang NERACA Sukabumi - Di kota Sukabumi kelengkapan marka jalan ternyata masih kurang, rata-rata…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perkuat Bisnis Digital - Astra Hadirkan Tiga Platform Digital

NERACA Jakarta – Keseriusan PT Astra Internasional Tbk (ASII) mengembangkan bisnis digital diwujudkan dengan mendirikan usaha dibidang fintech. Memanfaatkan pertumbuhan…

Antam Mulai Operasikan Pabrik di Tayan

Memanfaatkan sisa di akhir tahun 2018, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) atau Antam terus mengoptimalkan produksi dan menggenjot penjualan…

Lepas 22,57% Saham Ke Publik - Darmi Bersaudara Bidik Dana IPO Rp 22 Miliar

NERACA Jakarta - Perusahaan perdagangan kayu, PT Darmi Bersaudara akan melepas 22,57% sahamnya dalam penawaran umum perdana atau Initial Public…