Ekonomi Kerakyatan Solusi Masalah Bangsa

Ekonomi Kerakyatan Solusi Masalah Bangsa

Jakarta --Pengalaman hidup Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri, dinilai mampu menjadi cermin bagi setiap pemimpin maupun calon pemimpin Indonesia untuk menghadapi situasi rentan dan situasi ketidakpastian Negara, termasuk pemikiran ekonominya. “Buku ini juga mengulas bagaimana pemikiran ekonomi kerakyatan dari Megawati terkait pemecahan masalah bangsa,” kata Wiryanti Sukamdani, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak, dalam jumpa pers peluncuran buku 'Megawati Anak Putra Sang Fajar', di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (16/2)

Yanti menyatakan isi buku 'Megawati Anak Sang Putra Fajar' memang tidak berprentensi menghadirkan karya itu sebagai semacam buku sejarah atau otobiografi. "Ibu Megawati tidak hanya anak biologis Bung Karno tapi juga sekaligus anak ideologis. Apalagi ditengah kegamangan idelogis dan krisis kepemimpinan yang kering ideologi. Diharapkan buku ini bisa dibaca dan menjadi referensi," ucapnya.

Menurut Wiryanti, ini sebuah cermin bagi pembacanya dalam melihat perjalanan hidup serta perjuangan seorang pemimpin seperti Megawati dengan perspektif yang lebih utuh, luas, dan mendalam. "Integritas, ketegasan, kekokohan dan konsistensi Megawati niscaya menjadi contoh yang positif tentang keharusan seorang pemimpin menyikapi kondisi bangsa," kata Yanti.

Dia melanjutkan mencontoh sikap Megawati itu menjadi semakin penting mengingat kondisi negara yang kian menjauh dari spirit Pancasila, Pembukaan UUD 1945, meredupnya semangat Bhinneka Tunggal Ika, dan tergerusnya kedaulatan NKRI dalam beberapa aspek. "Pengalaman dan pemikiran Ibu Mega dapat dijadikan pelajaran untuk merespon situasi kebangsaan dan kenegaraan kita," tuturnya.

Yanti memang menjadi orang yang mengusulkan penulisan buku itu. Dia mengaku awalnya penulisan itu disebabkan pertanyaan yang muncul di benaknya tentang kharisma dan aura Soekarno dalam diri Megawati.

Selain itu, kata Yanti, dirinya ingin mengetahui sejauh mana pemikitan Soekarno hadir dalam pergulatan hidup Megawati. "Buku ini juga berisi semacam human story, tentang pribadi dan hidup Megawati, karena banyak yang ingin mengatahuinya," kata Yanti. **cahyo

BERITA TERKAIT

Harapan Ekonomi 2018 Tertuju pada Investasi

Oleh: Satyagraha Badan Pusat Statistik telah merilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2017 sebesar 5,07 persen (yoy) atau merupakan yang…

Tol Sumatra dan Pertumbuhan Ekonomi Regional

Oleh: Eddy Cahyono S,  Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Strategi pembangunan ekonomi suatu bangsa sangat erat kaitannya dengan grand design…

SOLUSI CASH MANAGEMENT

CEO Citi Indonesia Batara Sianturi (kedua kiri) bersama Head of Global Subsidiaries Group Riko Tasmaya (kiri), Presdir PT Coca Cola…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Berantas Pungli, Pelindo I Luncurkan E-Berthing

  NERACA Riau - PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 melakukan Launching E-berthing di Pelabuhan Sri Bintan Pura,…

Konsumen Berhak untuk Tarif Listrik Wajar

  NERACA Jakarta - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan konsumen berhak atas tarif listrik…

Proyek Irigasi di 2018 Bertambah 2.000

  NERACA Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan jumlah proyek irigasi nasional pada 2018 tercatat…