Tahun Naga Air, Jamsostek Target Dana Investasi Rp 125 Triliun

PT Jamsostek (Persero) menargetkan dana investasi Rp125 triliun pada 2012 dan rencananya, dana investasi tersebut akan ditempatkan sekita 45% di obligasi dengan porsi mayoritas di obligasi pemerintah, “Target investasi kita ditahun ini sebesar Rp 125 triliun akan di tempatkan lebih banyak di obligasi,”kata Dirut Jamostek Hotbonar Sinaga di Jakarta, kemarin

Kemudian sebesar 30% akan ditempatkan kepada deposito. Serta sebanyak 20% akan ditempatkan kepada saham. Sebesar 6% hingga 7% akan ditempatkan kepada reksadana dan sisanya sebesar kurang dari satu persen akan ditempatkan investasinya kepada sektor properti. Sekadar informasi, dana investasi Jamsostek pada 2011 mencapai Rp111 triliun.

Selain itu, untuk investasi disaham Garuda, Jamsostek enggan untuk kembali membeli saham maskapai plat merah tersebut. “Jamsostek tidak akan ambil saham GIAA lagi. Kita akan pertahankan saja saham yang sudah dimiliki. Minimal akan kita pertahankan selama dua tahun," ujarnya.

Kendatipun demikian, perseroan masih optimistis bahwa saham perusahaan penerbangan pelat merah tersebut akan kembali naik ke depannya. Namun sayang, pihak Jamsostek sendiri enggan menjelaskan berapa porsi kepemilikannya pada saham GIAA. (bani)

BERITA TERKAIT

Korupsi Dana Desa

Hasil temuan Indonesia Corruption Watch (ICW) selama periode 2016 hingga Agustus 2017 sedikitnya ada 154 kasus penyelewengan dana desa dengan…

WSBP Bukukan Pendapatan Rp 5,02 Triliun

NERACA Jakarta – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatatkan pendapatan usaha hingga per Agustus 2018 sebesar Rp 5,02 triliun.…

Hartadinata Pangkas Target Pembukaan Gerai - Kondisi Global Belum Kondusif

NERACA Jakarta – Kemilaunya bisnis emas yang digeluti PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), tidak serta merta membuat ekspansi bisnis perseroan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kondisi Ekonomi Masih Baik - Minat Perusahaan Untuk IPO Tetap Tinggi

NERACA Jakarta - Nilai tukar rupiah yang sempat mengalami depresiasi cukup dalam dan memberikan sentimen negaif terhadap kondisi indeks harga…

Debut Perdana di Pasar Modal - Saham PANI Oversubscribed 14 Kali

NERACA Jakarta – Di tengah rapuhnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dan juga terkoreksinya indeks harga saham gabungan (IHSG)…

Investor Summit 2018 Sambangi Surabaya

Rangkaian acara paparan publik dari perusahaan tercatat secara langsung di 8 kota Investor Summit 2018 kembali berlanjut dengan tujuan kota…