Santunan Jasa Raharja Capai Rp1,4 T

NERACA

Jakarta—BUMN Asuransi, PT Jasa Raharja (Persero) mengklaim pihaknya telah membayar Rp1,4 triliun untuk klaim asuransi kecelakaan selama 2011 lalu. "Total santunan di 2011 sudah kita bayarkan Rp1,4 triliun. Itu didominasi 70% kecelakaan sepeda motor," kata Direktur Utama Jasa Raharja Diding S Anwar ditemui di Jakarta, Kamis (16/2)

Menurut Diding, angka santunan yang disalurkan Jasa Raharja ini mengalami kenaikkan sekitar 5% dari angka santunan yang dibayarkan 2010 lalu. Sedangkan di 2012 ini, dalam Rencana Kerja Anggaran (RKP), pihaknya menyiapkan setidaknya Rp1,5 triliun untuk santunan. "Tahun ini ya paling tidak Rp1,5 triliun. Namun kalaupun lebih dari Rp3 triliun (angka santunan) akan kami bayar," tambahnya

Adapun portofolio investasi yang ditanamkan Jasa Raharja, ditambahkan Diding, sebagian besar di obligasi seperti yang disarankan Menteri Keuangan Agus Martowardojo. **mohar

BERITA TERKAIT

Pemprov Jabar Minta Jasa Sarana Pertajam Rencana Bisnis

Pemprov Jabar Minta Jasa Sarana Pertajam Rencana Bisnis NERACA Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) sebagai pemegang saham…

Pemerintah Diminta Terbitkan UU Jasa Konsultansi

    NERACA   Jakarta - Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) mendesak pemerintah melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan…

Membaiknya Ekonomi, Penerimaan Pajak Hampir Capai Target

        NERACA   Jakarta - Lembaga riset perpajakan DDTC menilai bahwa penerimaan pajak pada 2018 yang hampir…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Masalah Fintech, LBH dan OJK Masih Deadlock

      NERACA   Jakarta - Pertemuan antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta belum…

Penyaluran KUR 2018 Capai 95,2%

    NERACA   Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan bahwa kinerja penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR)…

Bank Nagari Didorong jadi Bank Syariah

    NERACA   Padang - Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Barat (Sumbar) mendorong percepatan konversi Bank Pembangunan Daerah Sumatera…