Bank Exim AS Targetkan Pembiayaan Lebihi US$500 Juta

NERACA

Jakarta-- Export-Import Bank of The United States berharap bisa menyalurkan pembiayaan hingga mencapai 2 kali lipat dibanding 2011 yang hanya sebesar USD500 juta. "Kita berharap portofolio kita meningkat tahun ini dari tahun lalu dari USD500 juta," kata Board of Director US Exim Bank Patricia M Loui saat konferensi pers di Hotel JW Marriot, Jakarta, Kamis (16/2)

Salah satu perusahaan yang memperoleh pembiayaan dari US Exim adalah Lion Air. Selain itu pula, dia mengaku jika telah bekerja sama dengan perusahaan lain seperti PT Kereta Api (PT KA) dan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). "Tapi kita juga melihat kemungkinan berkembang ke sektor yang lain. Misalnya dibidang ketenagalistrikan, transportasi, penerbangan sipil, dan jaringan, termasuk services," tandasnya.

Realisasi total nilai ekspor impor AS ke seluruh dunia pada 2011 sebesar USD2,1 triliun, sementara untuk impor USD1,7 triliun. Sementara untuk ekspor AS ke Indonesia tumbuh tujuh persen menjadi USD6,7 miliar. Sebaliknya, ekspor Indonesia ke AS tumbuh 20 persen mejadi USD17,7 miliar. "Ini menandakan ada indikasi cukup baik dalam bidang penjualan. Kedua negara saling menguntungkan, ini bagus untuk kedua negara," pungkasnya. **bari

BERITA TERKAIT

Vivendi Investasi US$ 500 Juta - Global Mediacom Rencanakan IPO Anak Usaha

NERACA Jakarta – Teka teki siapa yang berniat invetasi MNC Group, akhirnya terbuka juga informasi. PT Global Mediacom Tbk (BMTR)…

Jabar Targetkan Raih Wajar Tanpa Pengecualian ke-8

Jabar Targetkan Raih Wajar Tanpa Pengecualian ke-8 NERACA Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) menargetkan tahun ini kembali meraih…

BPN Banten Targetkan Pendaftaran Tanah 272.710 Bidang Pada 2019

BPN Banten Targetkan Pendaftaran Tanah 272.710 Bidang Pada 2019 NERACA Serang - Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Fintech Ilegal Berasal dari China, Rusia dan Korsel

  NERACA   Jakarta - Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan fakta bahwa mayoritas perusahaan layanan finansial berbasis…

Laba BNI Syariah Tumbuh 35,67%

    NERACA   Jakarta - PT Bank BNI Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp416,08 miliar, naik 35,67 persen dibandingkan…

Pemerintah Terbitkan Sukuk US$ 2 miliar

      NERACA   Jakarta - Pemerintah menerbitkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk wakalah global senilai dua…