Bank DKI Mitigasi Risiko Bisnis - Gandeng Jasindo

NERACA

Jakarta – PT Bank DKI menggandeng Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) guna memitigasi resiko dalam bisnis. Hal ini juga semata-mata guna meningkatkan pelayanan kepada debiturnya, terkait dengan penjaminan kredit modal kerja, dan penjaminan garansi bank serta penutupan Asuransi kerugian yang masing-masing berlaku selama 5 tahun dengan Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) di Jakarta (16/02). Penandatanganan perjanjian kerjasama itu dilakukan oleh Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono dan Direktur Utama Jasindo, Budi Tjahjono.

Menurut Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono, kerjasama ini meliputi penjaminan kredit modal kerja yang menjadi debitur untuk keperluan konstruksi, maupun pengadaan barang dan jasa. Termasukpenjaminan kredit sesuai dengan jangka waktu pemberian kredit yang diberikan Bank DKI kepada debitur.

Selain itu, kata Eko, kerjasama dengan objek penjaminan adalah garansi bank yang digunakan untuk keperluan jaminan penawaran, jaminan pelaksanaan, jaminan uang muka, jaminan pemeliharaan dan jaminan untuk keperluan lainnya untuk proyek-proyek instansi dan BUMD. “Termasuk Perseroan Terbatas yang sumber dananya berasal dari APBN, serta pihak swasta dengan lokasi proyek yang dijamin berada di Indonesia,” paparnya.

Kemudian untuk pelaksanaan penutupan asuransi atas obyek-obyek asuransi kerugian untuk keperluan Bank DKI maupun debitur, Bank DKI juga melakukan kerjasama penutupan asuransi kerugian yang meliputi asuransi kebakaran, asuransi pengangkutan, asuransi rangka kapal asuransi kendaraan bermotor dan alat berat, asuransi alat berat tidak berlisensi, asuransi engineering dan money insurance

Eko Budiwiyono menjelaskan, kerjasama dengan perusahaan Asuransi terus ditingkatkan Bank DKI sebagai upaya untuk memitigasi risiko kredit. “Yang tak kalah penting adalah kerjasama dilaksanakan dengan penerapan Good Corporate Governance, baik oleh Bank DKI maupun oleh Jasindo,” ucapnya

Diharapkan dengan adanya kerjasama ini dapat meningkatkan performance penyaluran kredit Bank DKI secara keseluruhan. Untuk memastikan penerapan good corporate governance tersebut, berkaitan dengan kerjasama penjaminan kredit, Bank DKI secara berkala menyampaikan perubahan kolektibilitas debitur dan laporan hasil pemulihan kerugian kredit macet kepada Jasindo. Sedangkan untuk penjaminan garansi bank, Jasindo akan memberikan Laporan Risk Base Capital secara periodik.

Bank DKI kian bertekad untuk meningkatkan perannya sebagai agen pembangunan daerah, sebagaimana telah diamanahkan dalam inisiatif BPD Regional Champion, dengan meningkatkan porsi kredit untuk segmen produktif. “Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan semakin dapat menciptakan peluang bisnis yang lebih menguntungkan bagi semua pihak” ujar Eko. **cahyo

BERITA TERKAIT

KONI DKI Ingin CSR Bisa Jadi Alternatif Pendanaan

KONI DKI Ingin CSR Bisa Jadi Alternatif Pendanaan NERACA Jakarta - Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi DKI Jakarta (KONI Jaya)…

Danai Ekspansi Bisnis - PTPP Bakal Terbitkan Obligasi Rp 1,5 Triliun

NERACA Jakarta – Tren perusahaan mencari pendanaan di pasar modal cukup marak pasca pemilihan presiden (Pilpres). Dimana salah satu perusahaan…

Bisnis Pembiayaan Haji dan Umroh Bak Cendawan di Musim Hujan

Oleh: Djony Edward Indonesia adalah surga bagi biro perjalanan haji dan umroh. Dengan rerata 210.000 jamaah haji tiap tahun dan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Diprediksi Tahan Suku Bunga

    NERACA   Jakarta - Lembaga kajian ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO) memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan suku bunga…

OJK Revisi Target Pertumbuhan Kredit Bank

    NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merevisi ke bawah target pertumbuhan kredit perbankan menjadi 9 persen…

Sequis Luncurkan Produk Asuransi dengan Perlindungan Hingga Rp90 miliar

    NERACA   Jakarta - PT Asuransi Jiwa Sequis Life meluncurkan produk asuransi kesehatan dengan perlindungan hingga Rp 90…