Geopolitik Timteng Kerek Harga Minyak

NERACA

Jakarta---Geopolitik Timur Tengah sangat mempengaruhi dan sekaligus memberikan tekanan terhadap peningkatan harga minyak dunia pada tahun ini. "Rata-rata harga minyak dunia pada Januari mengalami peningkatan jika dibandingkan Desember 2011," kata Menteri Keuangan Agus Martowardojo, di Jakarta, Rabu (15/2/2012).

Menurut Agus, kondisi geopolitik Timur Tengah menyebabkan terganggunya lalu lintas minyak di selat Hormuz yang merupakan jalur distribusi sekira 17 juta barel minyak per hari pada 2011 atau 1/6 minyak mentah global. "ICP kan sudah kita lihat, terjadi perubahan ICP. Kita waspadai karena ICP itu sudah sampai USD124 per barel. Kita harus hati-hati," ucapnya

Dari London dilaporkan harga minyak dunia naik pada Rabu di tengah meningkatnya ketegangan antara Barat dan produsen minyak mentah utama Iran, kata analis.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret, naik 73 sen menjadi 101,47 dolar AS per barel. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Maret naik 51 sen menjadi 117,86 dolar dalam transaksi tengah hari di London. "Kekhawatiran pasokan seputar Iran ... mendukung sentimen dalam menghadapi permintaan yang lemah," kata analis dari Commonwealth Bank, Australia, dalam sebuah komentar.

Seorang perwira intelijen senior Thailand, yang berbicara kepada AFP dengan syarat anonimitas, mengatakan diplomat Israel adalah target dari rencana pengeboman yang gagal oleh tiga orang yang diduga warga negara Iran di Bangkok. “Ketiga orang Iran adalah tim pembunuh dan target mereka diplomat Israel termasuk duta besar," kata pejabat itu. **cahyo

BERITA TERKAIT

Strategi Mengantisipasi Penurunan Harga Sawit

Oleh: Subagyo Selama 50 tahun terakhir hampir semua komoditas pertanian mengalami penurunan harga, rata-rata turun satu persen per tahun. Salah…

PT Bintang Energi Lestari Bangun Kota Baru di Daerah Lebak, Harga Rumah Mulai Rp 136 Jutaan

NERACA Jakarta - Pengembang properti PT Bintang Energi Lestari tengah mengembangkan kota baru di daerah Maja, Lebak, Banten dengan nama…

Harga IPO Satria Mega Kencana Rp 165

NERACA Jakarta - Calon emiten properti, PT Satria Mega Kencana Tbk menetapkan harga penawaran umum saham perdana atau initial public…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Menggenjot Pembangunan Tetapi Defisit Insinyur

      NERACA   Padang – Indonesia sedang gencar mengejar ketertinggalan dalam hal pembangunan infrastruktur, maka dari itu pemerintah…

Apartemen Green Pramuka City Selalu Perbarui Sistem Proteksi Kebakaran

  NERACA   Jakarta - Apartemen Green Pramuka City selalu membarui sistem proteksi dan antisipasi kebakaran sejalan Peraturan Gubernur Nomor…

Jurnalis Afsel Pelajari Potensi Kerjasama Ekonomi dengan Indonesia

    NERACA   Jakarta - Dalam rangka memperingati 25 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Afrika Selatan, Kedutaan Besar RI (KBRI) di…