WIKA Realty Bikin Anak Usaha di Bekasi

Jelang rencana PT Wijaya Karya Realty (WIKA Realty) go publik atau melakukan penawaran saham umum perdana atau initial public offering (IPO), perseroan membentuk anak usaha baru dengan nama PT Waskita Modern Realti yang berkedudukan di Bekasi, Jawa Barat dengan modal dasar sebanyak Rp 400 juta dan modal ditempatkan serta disetor sebanyak 25% atau Rp 100/saham senilai Rp 100 juta.

Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin disebutkan, PT WIKA Realty memiliki 60% saham di anak usaha yang baru didirikan tersebut dan sisanya yaitu 40% dimiliki PT Bagasasi, anak usaha perseroan lainnya. Dengan adanya pendirian anak usaha ini, akan memberikan pengaruh positif bagi pendapatan dan laba WIKA Realty kedepannya.

Sebelumnya WIKA Realty akan melepas 25% saham atau 12,51 miliar saham ke publik. Harga saham anak usaha PT Wijaya Karya Tbk ini dikisaran Rp 195 -255 per saham. Masa penawaran awal saham WIKA Realty dilakukan pada 24 April - 2 Mei 2018. Adapun pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 17 Mei 2018. Dalam rencana aksi perusahaan tersebut, WIKA Realty berpotensi mendapatkan dana segar Rp 2,44 triliun hingga Rp 3,19 triliun.

Tahun ini, perseroan menargetkan marketing sales Rp4,5 triliun, naik sebesar 175% dari pencapaian di 2017 lalu sebesar Rp 2,5 triliun yang diraih dari penjualan unit apartemen dan landed house. Untuk dapat meraih target yang ditetapkan di tahun 2018, Wika Realty akan menjalankan berbagai strategi usaha. Sementara untuk belanja modal atau capital expenditure (capex) pada tahun 2018, perseroan menganggarkan sebesar Rp5 triliun dengan sumber dana berasal dari penambahan modal, initial public offering (IPO), dan Medium Term Notes(MTN).

BERITA TERKAIT

PSSI Catatkan Pendapatan Tumbuh 20%

Sampai dengan November 2019, PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 20%. Pencapaian ini terutama dikontribusi oleh…

Indah Kiat Terbitkan MTN Rp 2,16 Triliun

Perkuat modal guna mendukung ekspansi bisnisnya, PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) menerbitkan surat utang jangka menengah (medium…

Pendapatan SGRO Terkoreksi Tipis 0,87%

Di kuartal tiga 2019, PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,26 triliun atau terkoreksi tipis 0,87% dibandingkan priode…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kisruh Industri Reksadana - Pelaku Manajer Investasi Menaruh Asa 2020

NERACA Jakarta – Kisruh industri reksadana yang merugikan investor dari beberapa perusahaan manajer investasi memberikan dampak buruk terhadap kinerja industri…

Perluas Pasar Eskpor - Mustika Ratu Bidik Penjualan Tumbuh 11%

NERACA Jakarta – Meskipun kinjera kuartal tiga 2019 terkoreksi 6,79%, PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) berupaya mencapai target pertumbuhan kinerja…

"Bersih-Bersih" BUMN - Erick Thohir Soroti Anak Usaha Pertamina

NERACA Jakarta – Penataan anak usaha BUMN yang tersebar begitu banyak, mendorong Menteri BUMN Erick Thohir menertibkan agar bisa efektif…