Pabrik Gula Rajawali I Rilis MTN Rp 250 Miliar

Dalam rangka memenuhi kebutuhan operasional dan optimalisasi struktur pembiayaan, PT Pabrik Gula Rajawali I (PT PG Rajawali I) menandatangani perjanjian penerbitan surat utang jangka menengah alias Medium Term Notes (MTN). Pencairan MTN PT PG Rajawali I seri A sebesar Rp250 miliar ditargetkan cair pada tanggal 17 Mei 2018. “MTN Seri A akan kami gunakan untuk modal kerja dalam memenuhi kebutuhan operasional dan optimalisasi struktur pembiayaan. Sedangkan MTN Seri B rencananya akan diterbitkan akhir bulan Mei dengan peruntukan yang sama dengan MTN Seri A” kata Warsito, Direktur Utama PT PG Rajawali I dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Secara keseluruhan PT PG Rajawali I akan menerbitkan MTN sebesar Rp500 miliar dengan kupon final sebesar 8,25% dan jangka waktu tiga tahun. Pefindo telah menyematkan peringkat id A- (single A minus) untuk MTN PT PG Rajawali I ini. Artinya kemampuan PT PG Rajawali I untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut adalah kuat. Hasil pemeringkatan perusahaan ini menjadi dasar pertimbangan bagi investor untuk melakukan pembelian MTN yang diterbitkan Perusahaan.

Komisaris Utama PT PG Rajawali I, Agung Primanto Murdanoto, mengungkapkan, dewan komisaris mendukung langkah direksi PT PG Rajawali I untuk menerbitkan MTN karena menguntungkan dan bisa memberikan sumber pendanaan yang lebih cepat dibanding bentuk pinjaman lainnya.

BERITA TERKAIT

Swasta Minat Bangun Pabrik Ban di Sumsel

Swasta Minat Bangun Pabrik Ban di Sumsel NERACA Palembang - Perusahaan swasta PT Yuassa Batery Indonesia berminat membangun pabrik ban…

Kebutuhan Gula Seiring Kinerja Positif Industri Pengguna

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian memproyeksi kebutuhan gula kristal rafinasi (GKR) untuk sektor industri makanan dan minuman serta industri farmasi…

Pengusaha Suriah Jajaki Bangun Pabrik di Indonesia

NERACA Jakarta – Para pengusaha asal Suriah yang tergabung dalam Arrasyid for Industry and Trade Group menggandeng Kedutaan Besar Republik…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…