Tahun Naga Air, Jamsostek Target Dana Investasi Rp 125 Triliun

Neraca

Jakarta-PT Jamsostek (Persero) menargetkan dana investasi Rp125 triliun pada 2012 dan rencananya, dana investasi tersebut akan ditempatkan sekita 45% di obligasi dengan porsi mayoritas di obligasi pemerintah, “Target investasi kita ditahun ini sebesar Rp 125 triliun akan di tempatkan lebih banyak di obligasi,”kata Dirut Jamostek Hotbonar Sinaga di Jakarta, Rabu (15/2).

Kemudian sebesar 30% akan ditempatkan kepada deposito. Serta sebanyak 20% akan ditempatkan kepada saham. Sebesar 6% hingga 7% akan ditempatkan kepada reksadana dan sisanya sebesar kurang dari satu persen akan ditempatkan investasinya kepada sektor properti. Sekadar informasi, dana investasi Jamsostek pada 2011 mencapai Rp111 triliun.

Selain itu, untuk investasi disaham Garuda, Jamsostek enggan untuk kembali membeli saham maskapai plat merah tersebut. “Jamsostek tidak akan ambil saham GIAA lagi. Kita akan pertahankan saja saham yang sudah dimiliki. Minimal akan kita pertahankan selama dua tahun," ujarnya.

Kendatipun demikian, perseroan masih optimistis bahwa saham perusahaan penerbangan pelat merah tersebut akan kembali naik ke depannya. Namun sayang, pihak Jamsostek sendiri enggan menjelaskan berapa porsi kepemilikannya pada saham GIAA. (bani)

BERITA TERKAIT

BRI Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Lion Air

      NERACA   Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk (BRI) memfasilitasi pengelolaan keuangan Lion Air Group…

Merdeka Copper Raup Dana Rp 1,33 Triliun - Terbitkan Saham Baru

NERACA Jakarta – Eksplorasi tambang emas PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) makin lebih leluasa dan agresif seiring dana segar…

Rayakan Usia 50 Tahun, KADIN Lebih Membuka Diri dan Melayani Seluruh Pelaku Usaha

Rayakan Usia 50 Tahun, KADIN Lebih Membuka Diri dan Melayani Seluruh Pelaku Usaha NERACA Jakarta – Kamar Dagang dan Industri…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Rights Issue Perkuat Struktur Modal FREN

Danai pelunasan utang dan juga belanja modal, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) berencana untuk meningkatkan modal dasar melalui mekanisme penerbitan…

RIMO Catatkan Laba Bersih Rp 83,81 Miliar

NERACA Jakarta - Di semester pertama 2018, PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) mencatatkan laba bersih sebesar Rp83,81 miliar  atau naik 175,14%…

FIF Terbitkan Obligasi Rp 1,3 Triliun

Perkuat modal, anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) yang bergerak di bidang pembiayaan, yakni PT Federal International Finance (FIF)…