Genjot Bank BUMN Danai Proyek Infratruktur

NERACA

Jakarta—Ketimbang mendirikan Bank Infrastruktur, lebih baik pemerintah mendorong Bank BUMN agar menyisihkan 30% portofolionya untuk membiayai sejumlah proyek infrastruktur. "Kalau memang pemerintah berniat untuk menggenjot proyek infrastruktur maka pemerintah harus bisa mendorong bank-bank BUMN untuk menyisihkan 30 persen portofolionya untuk proyek infrastruktur," kata Kepala Tim Ekonomi Divisi Perencanaan Strategis PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Ryan Kiryanto di Jakarta,15/2

Menurut Ryan, terhambatnya proyek infrastruktur ini dikarenakan proyek tersebut tidak berjalan akibat adanya berbagai kendala seperti teknik operasional, pembebasan lahan, dan lain-lain. Di sisi lain, dari sisi regulasi, pendirian bank infratruktur tersebut juga tidak mudah. Di mana permodalan untuk pembangunan bank tersebut diperlukan dana sebesar Rp3 triliun, bukan Rp10 miliar seperti sebelumnya. "Sekarang pemerintah punya uang enggak Rp3 triliun untuk didirikan bank infrastruktur itu? Belum yang lain-lain seperti logistik dan Sumber Daya Manusianya (SDM)," tambahnya

Dikatakan Ryan lagi, pendirian bank infrastruktur tentu i tidak mudah. Apalagi sektor perbankan umumnya masih sulit membiayai pembiayaan sektor jangka panjang. Alasanya pembiayaan di perbankan masih didominasi oleh pembiayaan jangka pendek. Oleh karena itu, diharapkan pemerintah dapat mendorong bank-bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk dapat melakukan pembiayaan kepada sektor infrastruktur.

Lebih jauh kata Ryan lagi, seharusnya pemerintah memberikan penugasan kepada bank-bank BUMN untuk melakukan pembiayaan untuk sektor infrastruktur. "Karena bank-bank ini sudah berpengalaman. Ketersediaan funding-nya sudah ada. Tapi kesiapan dari proyeknya itu yang tidak ada," ungkapnya. *bari

BERITA TERKAIT

Holding BUMN Jasa Keuangan - Peringkat Danareksa Bakal Terkerek Positif

NERACA Jakarta – Setelah merampungkan pembentukan holding BUMN Infrastruktur, selanjutnya dalam waktu dekat pemerintah bakal membentuk holding BUMN Jasa Keuangan.…

Perkuat Jaringan Data - XL Rampungkan Proyek Jaringan Kabel Laut

NERACA Jakarta – Dalam rangka mengoptimalkan pelayanan, PT XL Axiata Tbk (EXCL) bersama dengan Vocus Group dan Alcatel Submarine Networks…

Lampu Kuning Buat Bank Kecil

NERACA Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengirimkan sinyal lampu kuning bagi perbankan yang modal kecil. Pasalnya persaingan di industri…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

CIMB Niaga Cetak Laba Rp3,5 Triliun

      NERACA   Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk melaporkan perolehan laba bersih konsolidasi (diaudit) sebesar Rp3,5…

BCA Jadi Mitra Distribusi Penjualan ST-003

    NERACA   Jakarta – Komitmen Pemerintah, dalam hal ini Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan…

Penerbitan Sukuk Global Bakal Pulih

    NERACA   Jakarta - Lembaga pemeringkat Moody's Investor Service mengatakan pada Selasa bahwa mereka memperkirakan penerbitan sukuk negara…