Bergerak Tidak Wajar, Saham Zebra Kembali Disuspensi

Untuk kesekian kalinya, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melakukan suspensi terhadap saham PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) pada perdagangan sesi I Rabu (15/2) kemarin. Suspensi dilakukan lantaran terjadi peningkatan harga kumulatif saham Zebra yang cukup signifikan.

Kadiv. Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy dan Kadiv. Perdagangan Saham BEI Andre P.J Toelle mengatakan, peningkatan harga kumulatif saham ZBRA yang naik signifikan sebesar Rp85 atau 170%, yaitu dari harga penutupan Rp50 pada 7 Februari 2012 menjadi Rp135 pada 14 Februari 2012 memaksa harus disuspensi, “Suspensi dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai,”katanya dalam keterbukaan informasi di BEI Rabu (15/2).

Sebelumnya, BEI juga pernah menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) pada perdagangan Senin (13/2). Suspensi juga dilakukan karena saham ZBRA mengalami kenaikan sebesar Rp53 atau 106%, yaitu dari penutupan Rp50 pada 7 Februari 2012 menjadi Rp103 pada 10 Februari 2012. BEI kemudian membuka kembali suspensi perdagangan saham PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) mulai perdagangan sesi I Selasa (14/2). (bani)

BERITA TERKAIT

Siap Menang Tidak Siap Kalah

Oleh: Budi Setiawanto Perusakan kantor dan kendaraan yang ada di Kementerian Dalam Negeri serta penganiayaan terhadap 15 karyawan kementerian itu…

SDPC Patok Rights Issue Rp 110 Per Saham

NERACA Jakarta - Emiten farmasi, PT Millennium Pharmacon International Tbk (SDPC) telah menetapkan harga pelaksanaan rights issue sebesar Rp 110…

Saham KIOS Masuk Dalam Pengawasan BEI

NERACA Jakarta - Dibalik akuisisi PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) terhadap PT Narindo Solusi Komunikasi (Narindo), membuat pergerakan harga…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pendapatan BTEL Susut Jadi Rp 1,51 Miliar

Bisnis telekomunikasi milik PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) terus menyusut. Tengok saja, hingga periode 30 Juni 2017 meraih pendapatan sebesar…

Saham IPO ZINC Oversubscribed 500 Kali

Kantungi dana segar hasil peawaran umum saham perdan atau initial public offering (IPO), PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) menyiapkan…

Hotel dan Residensial Beri Kontribusi - Penjualan PP Properti Proyeksikan Tumbuh 60%

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun yang tinggal dua bulan lagi, PT PP Properti Tbk (PPRO) terus bergerilya untuk memenuhi…