Chip ATM Commonwealth Bank Aman

NERACA

Jakarta--Commonwealth Bank mengaku sistem chip ATM yang digunakanya aman. Alasanya aturan Bank Indonesia mengharuskan perbankan memiliki system chip yang lebih baik dan terproteksi. Hal ini demi mencegah fraud ketimbang sistem magnetic biasa yang digunakan saat ini. "Kejahatan di bidang IT memang terus berkembang, tetapi sistem chip ini saya pikir masih bisa digunakan sampai beberapa tahun ke depan," kata Chief Information Officer Commonwealth Bank Johmar Gazo ketika berbincang di okezone, Rabu (15/2)

Lebih jauh Johmar mengaku optimistis sampai 2015 mendatang, seluruh kartu ATM-nya telah bermigrasi ke sistem chip seperti yang diterapkan Bank Indonesia (BI). "Sistem ATM kami sudah support untuk sistem chip ini, kalau kartunya, karena Bank Sentral memberikan waktu sampai 2015, kami yakin pasti siap," tambahnya

Selain itu, bank asal Australia ini juga berencana membuka sekira 18 ATM baru untuk mempermudah pelayanan kepada nasabah. "ATM kami sekarang sekira 133 ATM, tahun ini kita targetkan akan bertambah menjadi sekira 150 ATM," tambah dia.

Meskipun begitu, pihaknya enggan menyebut berapa investasi yang disiapkan untuk menambah ATM ini. Sebagai informasi, saat ini sendiri, sekira 60 ATM-nya berada di Bali, 40 ATM-nya di Jakarta dan sisanya di kantor cabang. **cahyo

BERITA TERKAIT

Bank Mandiri Catatkan Perolehan Laba Rp 13,5 Triliun

  NERACA   Jakarta – PT Bank Mandiri Tbk mencatatkan perolehan laba konsolidasi tumbuh 11,1% mencapai Rp13,5 triliun, kualitas kredit…

Bank Sinarmas Serahkan Kepada Penyidik Kejaksaan - Soal Kasus Aset LCC

Bank Sinarmas Serahkan Kepada Penyidik Kejaksaan Soal Kasus Aset LCC NERACA Jakarta - Perseroan Terbatas Bank Sinarmas Tbk menyerahkan penanganan…

Bank Permata Diminta Tutup Rekening Penipuan Mengatasnamakan Sanken

Bank Permata Diminta Tutup Rekening Penipuan Mengatasnamakan Sanken NERACA Jakarta - Sanken mengharapkan manajemen Bank Permata untuk segera menutup rekening…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Pemerintah Serap Rp22 Triliun dari Lelang SUN

      NERACA   Jakarta - Pemerintah menyerap dana Rp22,05 triliun dari lelang tujuh seri surat utang negara (SUN)…

IMF Desak Negara-negara Hindari Kebijakan Perdagangan Terdistorsi

    NERACA   Jakarta - Ketegangan perdagangan sejauh ini tidak secara signifikan mempengaruhi ketidakseimbangan neraca berjalan global, tetapi membebani…

BI Yakin Arus Modal Asing Tetap Deras - Suku Bunga Acuan Turun

      NERACA   Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo meyakini aliran modal asing akan tetap masuk…