BNI Prediksi Potensi Remitansi Capai Rp8 T

NERACA

Jakarta--- PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) memperkirakan potensi pengiriman uang (remitansi) tenaga kerja Indonesia (TKI) dari luar negeri mencapai Rp8 triliun per tahun. "Ada potensi remitansi untuk TKI mencapai Rp8 triliun per tahun," kata Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo, usai melakukan penandatanganan kerja sama layanan transaksi perbankan antara Bank BNI dengan Bank Bukopin di Wisma BNI, Jakarta, Rabu (15/2)

Lebih jauh Gatot menambahkan dengan kerja sama ini Bank Bukopin yang selama ini belum memiliki channel di luar negeri tak perlu lagi menggunakan bank asing. Bukopin bisa memanfaatkan jaringan BNI yang telah tersebar di lima negara yaitu Singapura, Hong Kong, Tokyo, New York, dan London. "Nasabah kedua belah pihak akan mendapatkan kemudahan dalam melakukan transaksi terkait fasilitas trade finance, dan remitansi dalam dan luar negeri,” tambahnya.

Sementara Direktur Utama Bank Bukopin Glen Glenardi mengatakan kerjasama ini sangat menguntungkan kedua belah pihak. “Mereka dapat memanfaatkan jaringan BNI Smart Remitansi di luar negeri sebagai agen pengirim uang dan jaringan kantor cabang bank Bukopin di seluruh pelosok Indonesia," terangnya

Dengan kerja sama ini, kata Glen lagi, remitansi antara kedua bank dapat dilakukan bersama di seluruh kantor cabang tanpa dipungut biaya sehingga memudahkan pengiriman uang TKi ke keluarganya.

Kerja sama kedua bank ini juga berlaku di bidang trade finance, remitansi, treasury, yang terkait dengan penerbitan dan advice L/C, transaksi remitansi seperti negosiasi wesel, diskonto wesel, collection, dan bankers acception. **maya

BERITA TERKAIT

Laba BNI Syariah Tumbuh 35,67%

    NERACA   Jakarta - PT Bank BNI Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp416,08 miliar, naik 35,67 persen dibandingkan…

OJK Catat Penyaluran KUR di Papua Capai Rp940 miliar

      NERACA   Jayapura - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua mencatat realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) pada…

LABA BERSIH BNI SYARIAH NAIK

Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo (tengah) berfoto bersama (kiri ke kanan) Direktur Keuangan dan Operasional Wahyu Avianto, Direktur…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Fintech Ilegal Berasal dari China, Rusia dan Korsel

  NERACA   Jakarta - Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan fakta bahwa mayoritas perusahaan layanan finansial berbasis…

Laba BNI Syariah Tumbuh 35,67%

    NERACA   Jakarta - PT Bank BNI Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp416,08 miliar, naik 35,67 persen dibandingkan…

Pemerintah Terbitkan Sukuk US$ 2 miliar

      NERACA   Jakarta - Pemerintah menerbitkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk wakalah global senilai dua…