Pemerintah Bangun Rusun Lansia Senilai Rp16,19 Miliar

Pemerintah Bangun Rusun Lansia Senilai Rp16,19 Miliar

NERACA

Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyelesaikan pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Yayasan Ria Pembangunan untuk para orang tua lanjut usia (lansia) di Cibubur, Jakarta Timur senilai Rp16,19 miliar.

"Rusunawa khusus untuk lansia ini merupakan yang pertama dibangun oleh Kementerian PUPR," kata Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi AH usai meresmikan Rusunawa itu di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin (7/5).

Ia mengatakan, pembangunan rusunawa ini untuk memberikan fasilitas bagi para lansia agar dapat beristirahat dengan layak dan bersosialisasi dengan lansia lain di masa tua. Pembangunan rumah susun juga merupakan bagian dari Program Sejuta Rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo untuk mengurangi "backlog" perumahan sebesar 11,4 juta unit pada 2015.

"Karena rusun ini untuk lansia, di samping kami sediakan fasilitas standar seperti furnitur, kami juga lengkapi dengan fasilitas sosial lain di tiap lantai, seperti kursi santai di ruang terbuka untuk menciptakan suasana yang nyaman bagi mereka berinteraksi," ujar Khalawi.

Turut hadir dalam acara tersebut Kartika Basuki, istri mantan Wakil Presiden Tuti Sutiawati Try Sutrisno, mantan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan Haryono Suyono yang juga sebagai ketua pembina Yayasan Ria Pembangunan.

Khalawi menyatakan, rusunawa khusus lansia ini akan menjadi percontohan untuk pembangunan rusunawa lansia berikutnya dan diharapkan program seperti ini dapat membantu yayasan yang mengurus lansia agar dapat memberikan tempat yang nyaman.

"Selanjutnya akan kami koordinasikan terus dengan Kementerian Sosial untuk mengetahui yayasan mana saja yang patut untuk diberikan bantuan. Tentunya banyak yayasan yang menampung lansia mengalami kesulitan dari segi finansial," kata Khalawi.

Rusunawa lansia ini juga telah dilengkapi jalur landai untuk kursi roda (ramp) dan pegangan tangan di sepanjang jalan (hand rail). Adanya lift serta fasilitas penunjang seperti prasarana, sarana dan utilitas serta perabotan diharapkan Khalawi juga dapat membuat para lansia yang tinggal merasa betah, aman, dan nyaman.

Rusunawa yang berada di Jalan Karya Bhakti ini memiliki satu tower tiga lantai dengan tipe 24. Jumlah unit rusunawa tersebut sebanyak 90 hunian dengan dilengkapi ruang pengelola, ruang usaha, mushola, dan ruang serba guna.

Dari total 90 unit, lantai satu terdapat 22 unit, sementara lantai dua dan tiga masing-masing 34 unit. Setiap unitnya akan dihuni oleh seorang lansia. Masing-masing unit dilengkapi tempat tidur, lemari, sofa, meja tamu, kursi makan, dan meja makan.

Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Karya Bakti Ria Pembangunan Cibubur Haryono Suyono mengatakan rusun untuk lansia ini sangat dibutuhkan. Untuk itu, ia mengucapkan terima kasih kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang telah merespons dengan positif usulan pembangunan rusunawa lansia tersebut.

"Selama ini rusun untuk lansia ini kondisinya sudah tidak layak. Untuk itu saya mengajukan usulan pembangunan kepada Pak Menteri PUPR untuk membuatkan rusun baru dan alhamdulillah disetujui," ujar Haryono. Mohar/Ant

BERITA TERKAIT

KPPU: Regulasi Pemerintah Sumut Jangan Hambat Pengusaha

KPPU: Regulasi Pemerintah Sumut Jangan Hambat Pengusaha NERACA Medan - Komisi Pengawas Persaingan Usaha atau KPPU Sumatera Utara (Sumut) menggelar…

CIMB Niaga Terbitkan Sukuk Rp 600 Miliar - Dukung Pembiayaan Syariah

NERACA Jakarta – Perkuat modal dalam rangka menunjang ekspansi bisnisnya di pembiayaan syariah, PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) menerbitkan…

TOWR Naikkan Pinjaman Jadi Rp 300 Miliar - Rubah Perjanjian JP Morgan

NERACA Jakarta – Besarnya kebutuhan dana ekspansi bisnis, menjadi alasan bagi PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) melalui anak usahanya…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

REI Akan Terus Mendukung Program Sejuta Rumah

  NERACA Bogor - Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) akan tetap komit berjuang bersama pemerintah dalam merealisasikan target Program Sejuta…

Pasar Properti 2018 Diprediksi Masih Lesu

Pasar Properti 2018 Diprediksi Masih Lesu NERACA Jakarta - Pasar properti diprediksi pada tahun ini masih mengalami kelesuan, terutama untuk…

Pasar Properti 2018 Diprediksi Masih Lesu

Pasar Properti 2018 Diprediksi Masih Lesu NERACA Jakarta - Pasar properti diprediksi pada tahun ini masih mengalami kelesuan, terutama untuk…