Pariwisata Gunung Kidul Melirik Dokumentasi Sejarah Desa

Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, sedang melakukan sebuah upaya baru untuk menarik wisatawan berkunjung ke daerahnya. Kali ini desa-desa di Kabupaten Gunung Kidul didorong untuk mendokumentasikan sejarahnya ke dalam buku.

Sekretaris Dinas Kebudayaan kabupaten Gunung Kidul, Siti Isnaini Dikoningrum, berharap buku sejarah desa bisa menyejahterakan masyarakat.

Untuk kegiatan ini, ia melanjutkan, pihaknya sudah memberikan bimbingan teknis (bimtek) terhadap 54 desa dalam penulisan sejarah desa dalam bahasa jawa."Setiap desa yang sudah diberikan bimtek diharapkan mampu menulis, bimtek sendiri berisi tentang bagaimana cara penulisan sejarah desa yang bisa digali dari sumber lisan atau pun tulisan sejarah Gunung Kidul," kata Siti, seperti yang dikutip dari Antara.

Siti mengatakan pihaknya terus berupaya mendorong setiap desa memiliki buku sejarahnya. Setiap tahun diharapkan ada 25 desa yang menuliskan sejarahnya, sehingga pada 2021 mendatang seluruh desa yang berjumlah 144 desa bisa memiliki buku sejarahnya.

Menurut dia, penulisan sejarah ini penting selain menjaga sejarahnya agar generasi mendatang mengetahui, juga sesuai dari rekomendasi dirjen kebudayaan jika wisatawan mancanegara saat ini cenderung ingin mengetahui sejarah di suatu wilayah yang dikunjungi."Penulisan sejarah juga untuk mendorong peningkatan kunjungan wisata," katanya.

Sementara itu, Bupati Gunung Kidul Badingah mengatakan 'muara' dari penerbitan buku sejarah desa adalah menyejahterakan masyarakat."Buku sejarah desa diharapkan bisa untuk mengangkat dan melestarikan budaya dan potensi yang ada di masing-masing desa," katanya.

Selama ini, Gunung Kidul terkenal dengan hamparan wisata alamnya. Salah satu magnetnya adalah Goa Pindul yang menjadi lokasi untuk merasakan sensasi river tubing. Tak hanya itu, di Gunung Kidul juga menjadi 'markas' puluhan goa dan pantai yang mengundang rasa penasaran banyak wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara.

BERITA TERKAIT

Korupsi Dana Desa

Desa yang bakal kebanjiran anggaran negara pada hakikatnya bertujuan mulia, yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Namun pada kenyataannya, banyak…

Bali Masih Jadi Wajah Pariwisata RI

Maklum adalah kata pertama yang muncul saat kaki mendaratkan kaki ke Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali. Maklum dengan antrean keluar…

Mendes PDTT - Masyarakat Desa Berperan Cegah Terorisme

Eko Putro Sandjojo Mendes PDTT Masyarakat Desa Berperan Cegah Terorisme  Jakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Bali Masih Jadi Wajah Pariwisata RI

Maklum adalah kata pertama yang muncul saat kaki mendaratkan kaki ke Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali. Maklum dengan antrean keluar…

Tsunami Hancurkan Pesona Bawah Laut Indonesia

Kabupaten Donggala dan Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah dilanda gempa dan tsunami pada Jumat (28/9). Bencana alam itu menyebabkan banyak…

Museum Pasifika, Objek Wisata Kelas Dunia di Jantung Nusa Dua

Belum lama ini, kabar menggembirakan datang dari Museum Pasifika yang menerima penghargaan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Perancis,…