Mengenali Lebih Lanjut Gejala Kanker Serviks

Pada tahun pertama terinfeksi Human Papillo Virus (HPV), tubuh tak menampakkan gejala apa-apa. Namun, ketika sudah berkembang menjadi sel kanker mulai terdapat gejala yang bisa dikenali seperti keputihan dan flek.

Ungkapan itu disampaikan ahli onkologi dan ginekologi Adrijono. Menurutnya, virus yang menyebabkan kanker serviks dan sejumlah penyakit kanker lainnya itu dapat menginfeksi tubuh selama bertahun-tahun tanpa gejala apapun."Kalau kena virus hepatitis, kita meriang. Kalau kena virus influenza, kita meriang. Tapi kalau kena HPV, tidak ada apa-apa," ucap Adrijono dikutip dari CNN Indonesia.

Virus HPV butuh waktu sekitar 7 tahun untuk akhirnya mengubah sel tubuh yang terinfeksi menjadi sel kanker. Jika seorang individu pertama kali terkena infeksi HPV pada usia 22 tahun, bisa jadi ia baru mengalami kanker pada usia 29 tahun.

Inilah mengapa insidensi positif kanker serviks terjadi paling tinggi pada perempuan berusia sekitar 29 hingga 39 tahun, karena mereka menikah atau melakukan aktivitas seksual pertama pada 7 hingga 9 tahun sebelumnya, menurut data yang dihimpun Adrijono di RSUPN Cipto Mangunkusumo.

Pada tahun-tahun pertama terinfeksi HPV tersebut, tubuh tidak menampakkan gejala apa-apa. Namun ketika sudah berkembang menjadi sel kanker, berikut adalah beberapa gejalanya.

1. Keputihan tidak kunjung sembuh

Keputihan adalah kondisi yang umum terjadi pada banyak perempuan, yang bisa disebabkan oleh bakteri atau jamur. Namun, jika telah berulang kali diobati ke dokter dan tidak kunjung sembuh, hal ini perlu perhatian yang lebih serius.

Hal ini juga terjadi pada Elly Mawati, seorang penyintas kanker serviks. Elly pada awalnya mengalami keputihan. Namun, meskipun sudah meminum obat yang diberi dokter berkali-kali, ia tidak kunjung sembuh."Setelah dicek lagi, ternyata saya mengidap kanker serviks," ujar Elly, di Upnormal Coffee and Roaster, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Selain itu, menurut Adrijono, keputihan yang disebabkan adanya sel kanker akan berbau busuk, beda dengan keputihan pada umumnya.

2. Sakit pinggang dan panggul

Menurut Adrijono, perempuan yang telah positif terkena kanker serviks juga seringkali mengeluhkan rasa nyeri di bagian pinggang dan panggul. Hal ini disebabkan serviks membengkak atau memiliki lesi.

3. Flek darah setelah berhubungan seks

Perempuan yang memiliki kanker serviks memiliki lesi di bagian leher rahimnya. Lesi ini dapat menyebabkan rasa nyeri dan berdarah, terutama ketika berhubungan seks."Jadi kalau habis berhubungan ada flek, coba periksa. Bisa jadi ada lesi di dalam," kata Adrijono.

Infeksi HPV kadang bisa sembuh dengan sendirinya. Walau begitu, tanda-tanda ini biasanya muncul ketika kanker serviks telah mencapai stadium lanjut. Sebelum mencapai tingkat tersebut, dibutuhkan waktu bertahun-tahun bagi virus HPV untuk berkembang.

BERITA TERKAIT

Holcim Kerja Keras Perkuat Jaringan Lebih Luas - Bidik Volume Penjualan Tumbuh 6%

NERACA Jakarta – Masih melempemnya industri pasar semen dalam negerinya di tahun ini sering kondisi kelebihan pasokan, dirasakan betul PT…

Pabrik Terintegrasi Bikin Harga Jual Mobil Wuling Lebih Terjangkau

PT SAIC General Motors Wuling (SGMW) Indonesia atau Wuling Motors memiliki pabrik seluas 60 hektar yang terintegrasi dengan supplier parts…

Investasi di Sukabumi Triwulan I-2018 Capai Rp130 Milliar Lebih - Catatan DPMPTSP Kota Sukabumi

Investasi di Sukabumi Triwulan I-2018 Capai Rp130 Milliar Lebih Catatan DPMPTSP Kota Sukabumi NERACA Sukabumi - Sampai dengan triwulan pertama…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Tanda yang Muncul pada Tubuh Ketika Dehidrasi

Selain makanan, air merupakan salah satu asupan penting bagi tubuh yang tak bisa dilewatkan. Namun, banyak orang sering kali tak…

Makanan Cepat Saji Berisiko Bikin Wanita Sulit Hamil

Kandungan yang terdapat dalam makanan cepat saji, sudah lama diketahui tak baik untuk kesehatan. Makanan ini tinggi kalori, garam, gula,…

Kesadaran Publik akan Lupus Masih Rendah

Penyakit lupus merupakan salah satu masalah kesehatan global yang menyerang orang-orang di seluruh dunia. Setiap harinya, lebih dari 5 juta…