Trimegah Sekuritas Rilis MTN Rp 250 Miliar

Memanfaatkan pertumbuhan positif pasar obligasi di dalam negeri, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) berencana menerbitkan surat utang medium term notes (MTN) senilai Rp 250 miliar. Dana teresebut akan dipakai sebagai sumber pendanaan perseroan melalui bisnis pembiayaan yang diberikan kepada nasabahnya. Bisnis pembiayaan tersebut diantaranya pembiayaan transaksi marjin dan transaksi reverse repo. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Perseroan mengungkapkan, kebutuhan tersebut meningkat seiring dengan transaksi pembiayaan yang mencapai Rp 400 miliar pada kahir tahun 2017, sehingga mendorong perseroan untuk meningkatkan volume bisnisnya. Penerbitan MTN tersebut merupakan bagian dari penerbitan MTN I Trimegah Sekuritas Indonesia tahun 2018 yang mencapai 35,88% ekuitas perseroan di akhir 2017.

Sementara itu tenor dari MTN tersebut berjangka waktu 3 tahun, serta tingkat bunga (kupon) 10,25% per tahunnya dengan tanpa jaminan khusus (clean basis). Sedangkan pembayaran dan distribusi MTN dari investor dilakukan paling lambat pada tanggal 25 April 2018 dan jatuh tempo pada 25 April 2021. TRIM menunjuk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) sebagai agen pemantau dalam aksi korporasi tersebut.

BERITA TERKAIT

Dua Klien MNC Sekuritas Tunda IPO - Pertimbangkan Kondisi Politik

NERACA Jakarta – Selain PT Mandiri Sekuritas (Mansek) yang mengalami penundaan rencana IPO kliennya karena kondisi pasar yang dinilai tidak…

CIMB Niaga Terbitkan Sukuk Rp 600 Miliar - Dukung Pembiayaan Syariah

NERACA Jakarta – Perkuat modal dalam rangka menunjang ekspansi bisnisnya di pembiayaan syariah, PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) menerbitkan…

TOWR Naikkan Pinjaman Jadi Rp 300 Miliar - Rubah Perjanjian JP Morgan

NERACA Jakarta – Besarnya kebutuhan dana ekspansi bisnis, menjadi alasan bagi PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) melalui anak usahanya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Investor Papua Didominasi Kaum Milenial

Kepala kantor perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Papua Barat, Adevi Sabath mengatakan, investor pasar modal di Papua Barat didominasi oleh…

BEI Suspensi Perdagangan Saham SURE

Setelah masuk dalam kategori saham unusual market activity (UMA) atau pergerakan harga saham di luar kebiasaan, kini PT Bursa Efek…

Volume Penjualan Semen Baturaja Naik 38%

Hingga September 2018, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) mencatatkan penjualan semen domestik tumbuh 38% dibandingkan dengan periode yang sama…