WIKA Bagikan Dividen Rp 26,8 Per Saham

NERACA

Jakarta - Hasil keputusan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menyepakati untuk membagikan dividen Rp 240,41 miliar atau 20% dari laba bersih perusahaan pada tahun buku 2017 sebesar Rp 1,20 triliun. “Dividen ini setara dengan Rp 26,8 per saham,” kata A.N.S Kosasih, Direktur Keuangan PT Wijaya Karya Tbk di Jakarta, kemarin.

Kosasih menyatakan, sesuai dengan aturan yang berlaku dividen tersebut akan dibagikan 30 hari setelah RUPST. Dividen payout ratio tahun ini juga lebih kecil dibandingkan dengan tahun 2016 lalu. Dia menyatakan, perusahaan mengurangi pembagian dividen kali ini.”Karena pada tahun 2017-2018 perusahaan banyak melakukan investasi, sehingga dividen tidak kencang. Kami juga ada investasi yang perlu waktu lama untuk balik modal seperti jalan tol 8-10 tahun,”ungkapnya.

Selain itu, WIKA juga menjadi kontraktor project financing. Sehingga beberapa proyek harus ditalangi terlebih dahulu oleh perusahaan. Untuk kemudian baru dibayarkan oleh pemerintah. “Khususnya pada proyek-proyek strategis nasional,” ujar Kosasih.

Dari data RTI, earning per share WIKA dari tahun ke tahun meningkat. Pada 2014 tercatat sebesar Rp 100 per saham, kemudian pada 2015 sebesar Rp 102 per saham, pada 2016 sebesar Rp 113 per saham, dan pada 2017 sebesar 134 per saham. Dividen per share (DPS) WIKA juga meningkat, dari Rp 20,03 pada 2014, kemudian Rp 20,35 pada 2015, dan 33,86 pada 2016. Sebagai catatan, penjualan WIKA pada tahun 2017 yang mencapai Rp 26,18 triliun atau meningkat 67,06% dibandingkan penjualan tahun sebelumnya. Di saat yang sama, laba bersih perseroan ini melonjak 13,5% menjadi Rp 1,20 triliun.

Hasil RUPST juga menyepakati perubagan pengurus perseroan. Dimana posisi Bintang Perbowo selaku Direktur Utama perseroan digantikan oleh Tumiyana yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT PP (Persero) Tbk. Selain mencopot posisi Direktur Utama, WIKA juga mengangkat dua direksi baru. Agung Budi Waskito, didapuk sebagai Direktur Operasi I. Selanjutnya, dilakukan penambahan jajaran direksi yang bertanggung jawab terhadap Quality, Health, Safety, dan Enviroment. Posisi tersebut diisi oleh Danu Prijambodo.

BERITA TERKAIT

Harum Energy Bagikan Dividen US$ 45 juta

Sukses membukukan kinerja positif dengan perolehan laba bersih melesat tajam, PT Harum Energy Tbk (HRUM) akhirnya memutuskan untuk membagikan dividen…

Modernland Realty Bagikan Dividen Rp 12 Persaham

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), PT Modernland Realty Tbk (MDLN) memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp 12…

Charoen Pokphand Bagi Dividen Rp 56 Persaham

NERACA Jakarta – Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) memutuskan untuk membagikan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Harum Energy Bagikan Dividen US$ 45 juta

Sukses membukukan kinerja positif dengan perolehan laba bersih melesat tajam, PT Harum Energy Tbk (HRUM) akhirnya memutuskan untuk membagikan dividen…

PTPN X Terbitkan MTN Rp 500 Miliar

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X menerbitkan "Medium Term Notes" (MTN) atau surat utang jangka menengah tahun 2018 senilai Rp500 miliar,…

Mitra Investindo Masuk Pengawasan BEI

Lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajaran, perdagangan saham PT Mitra Investindo Tbk (MITI) masuk dalam pengawasan PT Bursa…