Bank DKI Salurkan Kredit UMKM Secara Masal

NERACA

Jakarta - Dukung program kerja Pemprov DKI Jakarta, khususnya dibidang pengembangan UMKM, Bank DKI menyalurkan kredit secara massal kepada 70 UMKM pemula binaan OK OCE dengan maksimal plafon kredit per debitur mencapai Rp10 juta dengan tingkat bunga 7%. Hal tersebut merupakan salah satu bagian dari implementasi misi Bank DKI dalam menjadi Bank pilihan transaksi pada segmen UMKM. Demikian disampaikan Direktur Utama Bank DKI, Kresno Sediarsi di sela-sela acara penandatanganan kredit massal di Jakarta, Senin (23/4).

Penyaluran kredit ini diberikan kepada peserta OK OCE yang sudah melewati 6 tahapan dari 7 tahapan Pasti Sukses yang mencakup pendaftaran (P1), pelatihan (P2), pendampingan (P3), perizinan (P4), pemasaran (P5), pelaporan keuangan (P6), dan akses permodalan (P7). ”Sehingga proses kredit kepada UMKM pemula binaan OK OCE tetap disalurkan dengan memenuhi prinsip kehati-hatian,” ujar Kresno.

UMKM binaan OK OCE akan menerima fasilitas kredit Monas Pemula yang merupakan solusi bagi pelaku UMKM yang baru merintis usahanya. Monas Pemula merupakanfasilitas kredit dengan bunga hanya 7 persen setara dengan bunga Kredit Usaha Rakyat yang telah ditetapkan pemerintah pada awal tahun ini. Monas Pemula dapat digunakan baik untuk modal kerja maupun investasi produktif dengan maksimal plafon kredit Rp10 Juta dan jangka waktu s/d 18 bulan.

Penyaluran kredit ini, ujar Kresno merupakan bentuk sinergi positif dengan OK OCE sebagai upaya perluasan penyaluran kredit kepada UMKM khususnya di Jakarta. Jumlah UMKM binaan OK OCE yang mencapai ribuan peserta tentu akan menjadi basis customer Bank DKI. “Sebagai BUMD DKI Jakarta, Bank DKI senantiasa mendukung program OK OCE untuk memajukan perekonomian masyarakat khususnya dalam mengembangkan sektor UMKM di Jakarta,” tutup Kresno.

Sebagai tambahan, Bank DKI juga memberikan layanan cash pick up dengan mobile collection yang bertujuan untuk memberikan kemudahan karena setiap angsuran yang disetorkan akan memiliki struk tanda terima yang sah dan tercatat pada sistem Bank DKI.

Sebagai realisasi atas upaya Bank DKI dalam mendukung pengembangan segmen Mikro, per Maret 2018, penyaluran kredit mikro tumbuh signifikan sebesar 58,6% dari Rp325 miliar per Maret 2017 menjadi Rp516 miliar per Maret 2018. Peningkatan ini didorong oleh ekspansi jaringan kantor Bank DKI di pasar-pasar DKI Jakarta.

BERITA TERKAIT

Modalku Salurkan Penjaman Rp2 Triliun ke 7.000 UMKM

    NERACA   Jakarta - Perusahaan teknologi finansial, Modalku menyalurkan pinjaman modal usaha sekitar Rp2 triliun kepada lebih dari…

Menyikapi Pernyataan Jokowi Secara Proporsional

  Oleh : Toni Ervianto, Alumnus Pascasarjana UI Pernyataan atau ucapan tokoh apalagi Kepala Negara jelas akan sangat berpengaruh terhadap…

Bank Mayapada Raup Dana Rp 1,331 Triliun - Pemegang Saham Serap Rights Issue

NERACA Jakarta –Aksi korporasi PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) menggelar rights issue dalam penawaran umum terbatas (PUT) XI, sudah…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Kinerja Positif, Bank DKI Raih Tiga Penghargaan

      NERACA   Jakarta - Catatkan kinerja keuangan positif pada triwulan II 2018, Bank DKI raih tiga penghargaan…

TunaiKita Ekspansi di 159 Kota dan Kabupaten Indonesia

      NERACA   Jakarta - Perusahaan Financial Lending Tunaikita mendukung target pemerintah mencapai finansial inklusi 75 persen di…

CIMB Niaga Bukukan Laba Konsolidasi Rp1,8 Triliun

      NERACA   Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk, membukukan perolehan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 1,8…