Prodia Anggarkan Capex Hingga Rp 350 Miliar

Danai penambahan gerai baru, tahun ini PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 300 miliar-Rp 350 miliar,”Anggaran tersebut akan banyak digunakan untuk investasi layanan,”kata Dewi Muliaty, Direktur Utama Prodia di Jakarta, Senin (23/4).

Tahun ini, Prodia berencana akan menambah sejumlah outlet. Rinciannya yakni sekitar lima- tujuh laboratorium klinik, menaikkan standar 13 laboratorium klinik menjadi Prodia Health Care (klinik PHC), empat klinik spesialis, lima laboratorium rumah sakit dan minimal 20 outlet point of care (POC).

Dewi mengatakan, penambahan outlet di tahun 2018 memiliki pola serupa dengan tahun sebelumnya. Hingga 2017, Prodia telah memiliki 283 outlet yang tersebar pada 118 kota di 32 provinsi seluruh Indonesia. Sebagai informasi, perseroan tahun ini bakal menambah 16outletbaru. Hingga Maret 2018 ini, perusahaan tersebut sudah merealisasikan duaoutletdengan cara bekerjasama dengan rumah sakit dan klinik dokter.

Disebutkan, jenisoutletProdia yang akan bertambah pada tahun ini bakal bervariasi. Selain laboratorium klinik, mereka akan membuka Prodia Women's Health Centre (PWHC), Prodia Children's Health Centre (PCHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC). Target Prodia adalah menjangkau seluruh segmen pasar di dalam negeri. "Di awal tahun 2018 ini, kami telah membuka cabang kedua di Bogor pada Januari 2018 dan Sorong, Papua pada Februari 2018,”kata Magdalena Vandry,Head of Investor RelationsPT Prodia Widyahusada Tbk.

Duaoutletanyar tersebut melengkapi jumlah gerai Prodia sebelumnya. Sampai dengan tahun lalu, perusahaan berkode saham PRDA di Bursa Efek Indonesia tersebut memiliki 283outletdan 136 laboratorium klinik yang tersebar di 119 kota.

BERITA TERKAIT

TOWR Raih Dividen Protelindo Rp 25 Miliar

Berkah masih positifnya pertumbuhan industri telekomunikasi, dirasakan betul bagi PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR). Pasalnya, perseroan bakal mengantongi dividen…

Dana Eksplorasi INCO Capai Rp 8,39 Miliar

Sepanjang September 2018, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) telah menggelontorkan dana kegiatan eksplorasi sebesar US$ 552.865 atau sekitar Rp 8,39…

NKE Didakwa Dapat Keuntungan Lebih Rp200 Miliar

NKE Didakwa Dapat Keuntungan Lebih Rp200 Miliar NERACA Jakarta - PT Duta Graha Indah (DGI) yang telah berubah nama menjadi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Bersama WIKA dan Summarecon - MUN Ikut Konsorsium Tol Dalam Kota Bandung

NERACA Jakarta - PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) lewat anak usahanya PT Margautama Nusantara (MUN) bersama PT Wijaya Karya (Persero)…

Pendapatan Bali Towerindo Tumbuh 42%

NERACA Jakarta - Di kuartal tiga 2018, PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) membukukan kenaikan pendapatan usaha 42% menjadi Rp…

Pefindo Beri Peringkat AA- Chandra Asri

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan rating untuk PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) pada idAA-. Outlook rating TPIA stable. Rating…