Sahid Jaya Targetkan Kelola 12 Hotel di 2012

PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) menargetkan dapat mengelola 12 hotel baru sepanjang tahun 2012 ini. Menurut Direktur Utama SHID, Hariyadi Sukamdani, perseroan melalui anak usahanya PT Sahid International Hotel Management, sejauh ini, tengah melakukan finalisasi negosiasi untuk enam hotel pertama. "Kami memiliki sumber daya manusia yang sangat baik untuk mengelola hotel. Sehingga target kami mengambil alih atau mulai mengelola hotel hingga 2013 kami perkirakan mencapai 6000 kamar," katanya di Jakarta, kemarin.

Dia menyebutkan, lokasi hotel tersebut di di Blitar dengan kapasitas 100 kamar, Semarang berjumlah 78 kamar, Surabaya sebanyak 170 kamar, Padang 29 kamar serta dua unit hotel di Bali masing-masing berkapasitas 60 kamar dan 80 kamar.

Kata Hariyadi, untuk enam hotel lainnya, saat ini telah mendapat permintaan dari salah satu perusahaan properti dengan lokasi di Jakarta. Selain itu, pihaknya juga mengungkapkan, pembic tengah melakukan pembicaraan untuk mengelola hotel di Balikpapan, Kalimantan Timur dan Pekanbaru, Riau. “Kami juga sudah menandatangani MOU (nota kesepahaman) untuk mengelola hotel di Papua berbintang tiga,” ujarnya.

Perseroan berharap tahun ini kontribusi bisnis perhotelan dapat mencapai sekita Rp15-Rp20 miliar. Tercatat, pendapatan dari manajemen hotel ini cukup lumayan karena hampir tanpa belanja modal atau memang merupakan bisnis jasa. Tahun 2012 ini diharapkan mampu memberi kontribusi pendapatan Rp15-20 miliar.

Perseroan mencatat, Sahid Hotel Management saat ini sudah mengelola 3.320 kamar terdiri dari 23 hotel dan apartemen. Lokasinya tersebar di 15 kota di seluruh Indonesia. ”Tahun ini, pengelolaan hotel diharapkan bertambah 1200 kamar dan hingga 2013 menjadi 2.680 kamar hotel,” ujarnya.

Selain hotel, anak usaha ini juga mengelola apartemen dengan sistem yang sama yaitu kerja sama dengan pemilik properti dan SHID mendapatkan pendapatan dari komisi atau fee. (bani)

BERITA TERKAIT

Bank Sumut Targetkan Kelola Dana Nasabah Prioritas Rp400 miliar

      NERACA   Medan - Bank Sumut menargetkan jumlah nasabah prioritas hingga akhir 2017 mencapai 300 dengan total…

Grand Eschol Residences & Aston Karawaci Hotel Kembali Dibangun - Sempat Tertunda

    NERACA   Jakarta - PT Mahakarya Agung Putera, pengembang Grand Eschol Residence & Aston Karawaci City Hotel, menegaskan…

BNP Paribas Bidik Dana Kelola Rp 31 Triliun

Maraknya perusahaan manajer investasi mengeluarkan produk investasi dalam menghimpun dana masyarakat lebih besar lagi juga dilakukan BNP Paribas Investment Partners.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Hary Tanoe Terima Gelar Kehormatan Sulsel

NERACA Makassar - Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo menerima gelar warga kehormatan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang diberikan…

BEI Suspensi Perdagangan Saham Malacca

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), berikutnya perdagangan saham PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (MTWI) dihentikan…

Panorama Bikin Anak Usaha Mitra Global

Menggeliatnya bisnis pariwisata saat ini memacu PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) untuk lebih agresif mengembangkan bisnisnya. Teranyar, perseroan membentuk anak…