META Bagikan Dividen Rp 2,5 Per Saham

NERACA

Jakarta - PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) bakal membagikan dividen interim kepada seluruh pemegang saham sebesar Rp 2,5 per saham untuk tahun buku 2018 periode 31 Maret 2018. Pembagian dividen interim yang bersumber dari laba bersih tahun berjalan perusahaan ini, didasari oleh keputusan direksi perusahaan yang termuat dalam surat keputusan direksi perusahaan tanggal 19 April 2018, yang telah memperoleh persetujuan dewan komisaris perusahaan dalam surat keputusan dewan komisaris tanggal 19 April 2018.

Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin disebutkan, jumlah tersebut di atas setara dengan dividend yield 1,26% terhadap harga saham perusahaan pada saat penutupan kemarin, dengan recording date pada 2 Mei 2018. Pembayaran dividen interim akan dilaksanakan pada 15 Mei 2018 dengan akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividen) di pasar reguler dan pasar negosiasi pada tanggal 26 April 2018 dan di pasar tunai pada tanggal 2 Mei 2018.

Sementara awal periode perdagangan saham tanpa hak dividen (ex dividen) di pasar reguler dan pasar negosiasi pada tanggal 27 April 2018 dan di pasar tunai pada 3 Mei 2018. Selain dividen interim, perusahaan juga berencana untuk melakukan pembagian dividen final setelah diperolehnya persetujuan dari para pemegang saham pada rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST).

Deden Rochmawaty, General Manager Corporate Affairs META mengatakan, pembagian dividen ini mencerminkan performa kinerja perusahaan yang baik sekaligus bentuk komitmen perusahaan dalam rangka meningkatkan nilai kepada para pemegang saham. Disebutkan, posisi keuangan dan kas PT Nusantara Infrastructure Tbk saat ini sangat mendukung pemberian dividen ini.

Deden menambahkan, secara bersamaan perusahaan juga dapat menjaga fleksibilitas keuangan dan operasional untuk melanjutkan pertumbuhan bisnis ke depannya. Tercatat sampai dengan maret 2018, laba usaha META meningkat dari Rp97,6 miliar menjadi Rp98 miliar. Peningkatan laba tersebut didorong oleh kenaikan pendapatan dan penjualan hingga 11,47% dari Rp177,9 miliar pada 2017 menjadi Rp198,3 miliar pada kuartal I 2018.

Kedepannya, perusahaan telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk semakin memperkuat arus kas dan permodalan perusahaan yang dapat dipergunakan untuk pengembangan dan investasi diberbagai sektor yang dimiliki. “Pembagian dividen ini sebagai bentuk optimisme perusahaan yang senantiasa tumbuh di masa datang,”ungkap Deden.

BERITA TERKAIT

BI Prediksi Nilai Tukar Rupiah Rp14.800-15.200 Per Dolar

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengestimasi nilai tukar Rupiah per dolar AS sepanjang 2019 akan…

Saham Holcim Masuk Pengawasan BEI

Perdagangan saham PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena perdagangan harga saham bergerak…

Walikota Dorong Melek Investasi Saham - Sejahterakan Masyarakat Bitung

NERACA Jakarta – Sebagai bentuk komitmen dukungan terhadap perkembangan industri pasar modal dan juga meningkatkan literasi keungan dan investasi, Wali…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Investor Papua Didominasi Kaum Milenial

Kepala kantor perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Papua Barat, Adevi Sabath mengatakan, investor pasar modal di Papua Barat didominasi oleh…

BEI Suspensi Perdagangan Saham SURE

Setelah masuk dalam kategori saham unusual market activity (UMA) atau pergerakan harga saham di luar kebiasaan, kini PT Bursa Efek…

Volume Penjualan Semen Baturaja Naik 38%

Hingga September 2018, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) mencatatkan penjualan semen domestik tumbuh 38% dibandingkan dengan periode yang sama…