Bank Danamon Raih Laba Rp1 triliun

NERACA

Jakarta - PT Bank Danamon Indonesia Tbk mengantongi laba bersih di kuartal I 2018 sebesar Rp1 triliun atau relatif stagnan dengan perolehan laba di kuartal I 2017. Chief Financial Officer dan Direktur Bank Danamon, Satinder Ahluwalia dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Jumat, mengatakan pembentuk laba di paruh pertama tahun ini adalah penurunan biaya Kredit (cost of credit) sebesar empat persen (tahun ke tahun/yoy) menjadi Rp 798 miliar. Kemudian rasio biaya terhadap pendapatan (cost to income ratio) juga dikendalikan di 48 persen.

Sedangkan kredit dan pembiayaan perdagangan (trade finance) Danamon tumbuh tiga persen (tahun ke tahun/yoy) menjadi Rp130,2 triliun, dengan rincian kredit UKM tumbuh 12 persen menjadi Rp 29,3 triliun, dan Kredit Pemilikan Rumah naik 40 persen menjadi Rp 6,6 triliun.

Penyaluran kredit dijaga dengan tingkat rasio kredit bermasalah (non-performing loans/NPL) yang 3,1 persen dibandingkan dengan 3,2% pada kuartal pertama tahun lalu. "Dalam hal pembiayaan kendaraan bermotor, pembiayaan total anak usaha yakni Adira Finance adalah sebesar Rp46 triliun atau tumbuh lima persen (yoy). Pembiayaan baru Adira Finance tumbuh 17 persen untuk roda dua dan 30 persen untuk roda empat dibanding periode sama tahun lalu," ujar Satinder.

Danamon di 2018 memasang strategi untuk ekspansi bisnis dengan mengoptimalkan layanan digital.

"Pada tiga bulan pertama, kami telah meluncurkan layanan dompet digital (D-Wallet) dengan DOKU, kemitraan Kartu Kredit Korporat dengan Shell, solusi pembayaran nontunai dengan Railink, serta kemitraan 'financial supply chain' dengan beberapa perusahaan multinasional," ujar Satinder.

BERITA TERKAIT

Pemkot Sukabumi Kembali Raih Penghargaan Adipura

Pemkot Sukabumi Kembali Raih Penghargaan Adipura  NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi kembali meraih penghargaan piala Adipura kategori kota…

Bank Mandiri Targetkan Transaksi Digital Tumbuh 30%

      NERACA   Jakarta – SEVP Consumer and Transaction PT Bank Mandiri (Persero) Jasmin menargetkan transaksi digital melalui…

Mengandalkan Proyek Pemerintah - WIKA Gedung Bidik Kontrak Rp 22,78 Triliun

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2019, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) menargetkan perolehan kontrak sebesar Rp 22,78 triliun…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Bank BUMN Minta Pengaturan Bunga Deposito

      NERACA   Jakarta - Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) memandang saat ini industri perbankan masih memerlukan pengaturan…

Realisasi KUR 2018 Capai Rp120 Triliun

      NERACA   Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memastikan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang 2018…

BNI Belum Putuskan Soal Kerjasama WeChat dan Alipay

    NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (BNI) masih belum menentukan keberlanjutan kerja sama dengan dua perusahaan…