Indofarma Anggarkan Capex Rp 160 Miliar

Danai pengembangan bisnis, PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) tahun ini menganggarkan belanja modal atau (capital expenditure /capex) sebesar Rp160 miliar. Nilai tersebut lebih besar dibanding realisasi belanja modal tahun sebelumnya yang hanya Rp80 miliar.

Direktur Utama INAF, Rusdi Rosman mengatakan, sumber pendanaan capex berasal dari kas internal perusahaan. "Dana ini akan kami gunakan untuk mendukung bisnis Indofarma tahun ini,"ujarnya di Jakarta, kemarin.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, alokasi paling besar digunakan untuk mendukung pabrik infus di Makasar yang diperkirakan akan mulai dibangun pada semester kedua tahun ini juga. Pabrik itu diestimasikan akan menelan dana investasi sekitar Rp220 miliar sudah berikut tanahnya."Akan kami mulai di semester kedua ini dan pembangunan konstruksi membutuhkan waktu satu setengah tahun," ungkapnya.

Selain itu, tahun ini perusahaan juga akan meluncurkan sekitar 25 produk baru. Kemudian tahun ini, Indofarma bakal mengikuti tender Depkes terkait penyediaan gizi atau makanan tambahan bagi anak-anak."Kami berharap bisa menang tender ini (makanan tambahan anak-anak)," ungkapnya.

Sebagai catatan, saat ini Indofarma juga tengah mengkaji rencana pembangunan pabrik kosmetik. Diperkirakan nilai investasinya sekitar Rp180 miliar.

BERITA TERKAIT

TOWR Raih Dividen Protelindo Rp 25 Miliar

Berkah masih positifnya pertumbuhan industri telekomunikasi, dirasakan betul bagi PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR). Pasalnya, perseroan bakal mengantongi dividen…

Dana Eksplorasi INCO Capai Rp 8,39 Miliar

Sepanjang September 2018, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) telah menggelontorkan dana kegiatan eksplorasi sebesar US$ 552.865 atau sekitar Rp 8,39…

NKE Didakwa Dapat Keuntungan Lebih Rp200 Miliar

NKE Didakwa Dapat Keuntungan Lebih Rp200 Miliar NERACA Jakarta - PT Duta Graha Indah (DGI) yang telah berubah nama menjadi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Bersama WIKA dan Summarecon - MUN Ikut Konsorsium Tol Dalam Kota Bandung

NERACA Jakarta - PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) lewat anak usahanya PT Margautama Nusantara (MUN) bersama PT Wijaya Karya (Persero)…

Pendapatan Bali Towerindo Tumbuh 42%

NERACA Jakarta - Di kuartal tiga 2018, PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) membukukan kenaikan pendapatan usaha 42% menjadi Rp…

Pefindo Beri Peringkat AA- Chandra Asri

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan rating untuk PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) pada idAA-. Outlook rating TPIA stable. Rating…