Pertama di Asia, BEI Raih ISO 22301:2012

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi bursa efek pertama di Asia Pasifik dan yang kedua di dunia yang berhasil mendapatkan sertifikat sistem manajemen kelangsungan bisnis (business continuity Management System/BCMS) ISO 22301:2012 dari British Standards Institution (BSI). Sertifikasi ISO 22301:2012 merupakan sebuah pengakuan bahwa BEI memiliki sistem manajemen kelangsungan bisnis yang efektif. Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (19/4).

Sertifikat sistem manajemen kelangsungan bisnis ini diperoleh setelah BEI dinyatakan memenuhi persyaratan ISO 22301:2012 pada proses audit yang dilakukan oleh BSI pada bulan Maret 2018. Dengan penerapan dan audit sertifikasi ISO 22301:2012 ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan dan kemampuan BEI dalam rangka memastikan berjalannya operasional sistem perdagangan dan dapat melanjutkan kembali bisnisnya dengan cepat apabila terjadi gangguan pada sistem bisnisnya

Adapun divisi-divisi di BEI yang tercakup ke dalam sertifikat BCMS ISO 22301:2012 adalah divisi pengaturan dan pemantauan anggota bursa, operasional perdagangan, pendukung perdagangan, pengawasan transaksi, operasional teknologi informasi, sekretaris perusahaan, dan komunikasi perusahaan. Dua divisi lainnya adalah divisi umum dan manajemen risiko.

Di kesempatan yang sama, BEI juga mengumumkan kembali mendapatkan sertifikat sistem manajemen keamanan informasi (SMKI) ISO 27001:2013 untuk periode 2018 hingga 2021 dengan lingkup seluruh divisi di perusahaan (corporate wide) setelah dinyatakan memenuhi persyaratan ISO pada proses audit yang juga dilakukan oleh BSI pada Maret 2018.

BERITA TERKAIT

Saham Holcim Masuk Pengawasan BEI

Perdagangan saham PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena perdagangan harga saham bergerak…

Selain Asean, BEI Bakal Roadshow Ke Eropa

Dalam rangka meningkatkan likuiditas di pasar modal dan juga mengenjot pertumbuhan investor asing, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menggelar…

TOWR Raih Dividen Protelindo Rp 25 Miliar

Berkah masih positifnya pertumbuhan industri telekomunikasi, dirasakan betul bagi PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR). Pasalnya, perseroan bakal mengantongi dividen…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Investor Papua Didominasi Kaum Milenial

Kepala kantor perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Papua Barat, Adevi Sabath mengatakan, investor pasar modal di Papua Barat didominasi oleh…

BEI Suspensi Perdagangan Saham SURE

Setelah masuk dalam kategori saham unusual market activity (UMA) atau pergerakan harga saham di luar kebiasaan, kini PT Bursa Efek…

Volume Penjualan Semen Baturaja Naik 38%

Hingga September 2018, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) mencatatkan penjualan semen domestik tumbuh 38% dibandingkan dengan periode yang sama…