Indosat Anggarkan Capex Rp 8 Triliun - Perluas Jaringan Ke Luar Jawa

NERACA

Bandar Lampung- Perluas jaringan ke luar pulau Jawa, PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo menganggarkan belanja modal atau capex tahun ini hingga Rp8 triliun. “Lewat capex tersebut, perseroan berkomitmen untuk mewujudkan penambahan dan peningkatan jaringannya di Lampung dan akan dilanjutkan ke berbagai wilayah lain di Indonesia selama tahun 2018," kata President Director & CEO Indosat Ooredoo, Joy Wahjudi di Lampung, kemarin.

Disampaikannya, sekitar 80% dari capex akan digunakan untuk investasi jaringan dan sisanya 20% untuk non jarigan. Saat ini, pasar di luar Jawa sangat kompetitif karena masyarakat membutuhkan alternatif layanan dan pada saat yang sama kebutuhan akses data masyarakat semakin meningkat sebagai antusiasme mereka memasuki dunia digital.

Indosat Ooredoo, kata Joy, berharap dapat memenuhi kebutuhan tersebut untuk mendukung masyarakat lebih cepat memasuki era digital yang akan membuka lebih banyak akses dan kesempatan, baik dari sisi ekonomi, pendidikan, sosial serta kualitas kehidupan secara menyeluruh.

Menurut Joy, rencananya perluasan jaringan 4G di luar Jawa juga akan dilakukan di kota Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan. Sementara Group Head Network Strategy Architecture and Solution Indosat Ooredoo, Kustanto mengatakan, khusus untuk wilayah Lampung, komitmen ini diwujudkan dalam bentuk penambahan dan modernisasi jaringan sudah ada menjadi jaringan baru broadband yang menyelimuti seluruh wilayah Lampung.

Disebutkannya, jaringan baru broadband yang telah dibangun telah mencakup 15 kabupaten dan 213 kecamatan, tersebar mulai Bakauheni, Bandar Lampung, Metro, Sribawono hingga wilayah perbatasan. Penambahan dan perluasan jaringan baru broadband Lampung ini, menurutnya, memiliki keunggulan pada kestabilan jaringan serta jaringan yang lebih luas dari sebelumnya.

Perbaikan kualitas jaringan juga dilakukan perusahaan dengan memodernisasi BTS yang ada selama ini, seperti dengan penggantian kabel tembaga menjadi fiber optik. Saat ini, dari BTS yang ada tercatat sebanyak 80% sudah dimodernisasi.

Terkait dengan kesiapan menjelang Ramadhan dan Lebaran mengantisipasi lonjakan trafik penggunaan data dan komunikasi, dirinya mengatakan, perusahaan siap mengantisipasi agar bisa berjalan lancar. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

Jaringan XL Axiata Telah Pulih 100% - Pasca Gempa Sulawesi Tengah

NERACA Palu -PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) telah merampungkan pemulihan jaringan pasca gempa 7,4 Skala Richter yang melanda Sulawesi…

Menakar Potensi Pasar Dinfra Jasa Marga - Bidik Dana Rp 1,5 Triliun

NERACA Jakarta – Setelah sukses melakukan sekuritisasi aset untuk mendanai pengembangan jalan tol, rupanya membuat PT Jasa Marga (Persero) Tbk…

Waskita Beton Bidik Kontrak Baru Rp 10 Triliun

NERACA Jakarta –Meskipun pencapaian kontrak baru tahun ini direvisi turun, namun hal tersebut tidak membuat PT Waskita Beton Precast Tbk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Bersama WIKA dan Summarecon - MUN Ikut Konsorsium Tol Dalam Kota Bandung

NERACA Jakarta - PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) lewat anak usahanya PT Margautama Nusantara (MUN) bersama PT Wijaya Karya (Persero)…

Pendapatan Bali Towerindo Tumbuh 42%

NERACA Jakarta - Di kuartal tiga 2018, PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) membukukan kenaikan pendapatan usaha 42% menjadi Rp…

Pefindo Beri Peringkat AA- Chandra Asri

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan rating untuk PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) pada idAA-. Outlook rating TPIA stable. Rating…