Titik Krusial Pembangunan Ekonomi

Oleh Fauzi Aziz

Pemerhati Masalah Ekonomi dan Industri

Para pemimpin dunia paling takut kalau kegiatan ekonomi mengalami pelambatan, stuck atau terjadi krisis dan dipresi ekonomi. Mau bicara apa saja kalau faktanya seperti itu, maka reputasi mereka akan turun, bahkan jatuh. Namun, para pemimpin dunia akan enak bermain golf, sambil kopi darat, ketawa ketiwi bila kondisi perekonomian rata-rata membaik dan tumbuh, dimana kegiatan investasi-industri-perdagangan tumbuh mengesankan.

Investasi-industri-perdagangan biasa hidup dalam satu "rumah gadang" dan ibarat "anak kembar siam". Kalau investasinya sakit dan mengalami "stunting", maka industri dan perdagangan langsung akan demam, dan akhirnya menderita sakit juga. Hukum besinya seperti itu, dan pembuat kebijakan sangat memahami karakter dasar tersebut dari ketiga sektor ekonomi penggerak pertumbuhan ekonomi

Secara matematika dan secara statistika ketiganya bisa dipacu dengan model ekstrapolasi data yang kemudian digoreng dan dibumbui dengan berbagai asumsi, ketiganya bisa diramalkan, diprediksi atau diproyeksikan tumbuh dalam hitungan angka-angka yang fantastis dalam nilai nominal atau persentase.

Kita sangat senang dengan model matematika dan statistika melihat angka-angka yang begitu menarik sampai saking senangnya, acapkali masih dipoles lagi dengan model window dressing atau di enjinering "Asal Bapak Senang" . Ini terjadi dimana-mana dan sakingnya senangnya menjadi lupa diri bahwa apa yang dilihat dan dibaca di layar monitor komputer, gadget dan sebagainya adalah angka-angka yang over value, over estimate yang bisa menyesatkan.

Tumbuh dan perkembangan adalah sebuah proses yang dinamis. Di dalamnya bisa ada faktor hitung menghitung, ada faktor yang susah dihitung, yakni menyangkut soal perilaku, filling, dan lingkungan itu sendiri yang selalu mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan ekonomi. Bicara investasi-industri-perdagangan dalam setiap langkah dan prosesnya cenderung akan selalu dipengaruhi oleh adanya faktor-faktor tadi. Angka-angka boleh saja diramal, diprediksi dan dibuat proyeksi setinggi langit, tapi tidak bisa dipungkiri bahwa berinvestasi-berindustri-berdagang dipengaruhi juga oleh faktor perilaku, filling, dan lingkungannya tadi.

Barangkali ada yang salah cara kita berkomunikasi untuk membesarkan pertumbuhan ketiga sektor yang selama ini diposisikan secara penting dan strategis sebagai penggerak ekonomi. Apanya yang salah? Yang salah adalah selalu dikatakan bahwa dunia dilanda ketidak pastian. Sampai dengan gagah berani mengatakan bahwa yang pasti adalah ketidak pastian itu sendiri. kalimat ini indah tapi menyesatkan, dan lucunya kita terbuai dan mempercainya. Siapa yang pertama kali menyampaikan itu adalah paling bertanggung jawab atas perkembangan ekonomi dunia dewasa ini. Bagaimana mau mendorong investasi-industri-perdagangan tumbuh sebagai penggerak utama ekonomi, kalau lingkungannya serba tidak pasti dan terus bergaung hingga kini.

BERITA TERKAIT

PENYEBAB PERTUMBUHAN EKONOMI TAK BISA TUMBUH TINGGI - Bappenas: Produktivitas SDM Masih Rendah

Jakarta-Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Prof Dr. Bambang Brodjonegoro kembali mengingatkan, pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia…

Optimisme Ekonomi Positif Bawa IHSG Menguat

NERACA Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis ditutup menguat seiring penilaian investor terhadap…

Empat Prioritas Kemenperin di 2019 - Pembangunan Kualitas SDM Industri Menjadi Fokus Pemerintah

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian siap mengejar empat program kerja prioritas di tahun 2019. Keempat program tersebut merupakan langkah strategis…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Infrastruktur Berkualitas Rendah - Oleh ; EdyMulyadi, Program Centre for Economic and Democracy Studies (CEDeS)

Proyek infrastruktur di Indonesia ternyata berkualitas rendah dan tidak memiliki kesiapan. Bukan itu saja, proyek yang jadi kebanggaan Presiden JokoWidodo itu…

Ketika Rakyat Sekadar Tumbal

  Oleh: Gigin Praginanto Antropolog Ekonomi Politik Perekonomian nasional itu ibarat sepeda. Harus selalu dikayuh agar bergerak dan tidak jatuh.…

Relasi Pasar Domestik dan Pasar Internasional

Oleh: Fauzi Aziz Pemerhati Ekonomi dan Industri   Fenomena globalisasi dan liberalisasi yang ditopang oleh sistem ekonomi digital yang marak…