Dafam Patok Harga IPO Rp 115 Per Saham

Pemilik jaringan hotel Dafam, PT Dafam Property Indonesia Tbk mematok harga penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) sebesar Rp 115 per saham. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Perseroan akan mencatatkan saham pada 27 April 2018. Sementara Waran Seri I Dafam Property Indonesia juga akan dicatatkan pada hari yang sama pada harga pelaksanaan Rp 143. Sebelumnya, perusahaan ini mematok kisaran harga penawaran sebesar Rp 110 - Rp 120 per saham. Dafam akan melepas sebanyak-banyaknya 400 juta saham atau mengincar dana sebesar Rp 44 miliar sampai Rp 48 miliar. Dengan harga IPO Rp 115 per saham, Dafam akan meraup dana IPO Rp 46 miliar.

Selain itu, Dafam juga menawarkan sebanyak-banyaknya 300 juta waran seri I dengan rasio 4:3. Dari waran, Dafam akan meraup Rp 42,9 miliar. Sebagai informasi, dana hasil IPO tersebut akan dialokasikan perseroan sebesar 47,83% untuk melakukan pembelian tanah dan bangunan seluas 21.232 meter persegi di kabupaten Batang, Jawa Tengah. Lalu, sekitar 17,39% juga akan gunakan untuk beli tanah dan bangunan seluas 253 meter persegi di Semarang, Jawa Tengah.

Perusahaan juga akan menggunakan 7,39% dana IPO untuk membeli tanah seluas 645 meter persegi yang juga berlokasi di Semarang, Jawa Tengah.Selain itu, perusahaan juga berencana untuk melakukan penyertaan modal ke anak usaha yakni PT Dafam Mambo International yang kemudian akan digunakan untuk melakukan peningkatan penyertaan modal di PT Hotel Cilacap Indah yang akan dipakai guna membeli tanah seluas 815 meter persegi di Cilacap, Jawa Tengah.

BERITA TERKAIT

Malindo Bagikan Dividen Rp 16 Per Saham

NERACA Jakarta - Emiten yang bergerak produksi pakan ternak, PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) akan membagikan dividen interim dari laba…

Polemik Harga BBM

  Oleh:  Sih Pambudhi Peneliti Intern Indef Pembatalan rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium kurang dari satu…

Harga Premium Tidak Naik untuk Jaga Daya Beli dan Inflasi

NERACA Jakarta -- Presiden Jokowi menegaskan,  harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Premium tidak mengalami kenaikan. Pasalnya, presiden khawatir kenaikan harga…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Bersama WIKA dan Summarecon - MUN Ikut Konsorsium Tol Dalam Kota Bandung

NERACA Jakarta - PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) lewat anak usahanya PT Margautama Nusantara (MUN) bersama PT Wijaya Karya (Persero)…

Pendapatan Bali Towerindo Tumbuh 42%

NERACA Jakarta - Di kuartal tiga 2018, PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) membukukan kenaikan pendapatan usaha 42% menjadi Rp…

Pefindo Beri Peringkat AA- Chandra Asri

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan rating untuk PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) pada idAA-. Outlook rating TPIA stable. Rating…