BTN Himpun 225 Aplikasi Properti di

BTN Himpun 225 Aplikasi Properti di "Hackathon"

NERACA

Jakarta - PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BTN) menghimpun 225 ide aplikasi untuk pengembangan digitalisasi Kredit Pemilikan Rumah melalui kompetisi teknologi pembiayaan properti atau "Mortgtech Hackathon".

Direktur Konsumer BTN Budi Satria di Jakarta, Minggu (25/3), mengatakan kompetisi pengembangan aplikasi perbankan pertama itu dimenangkan oleh Tim Celengan Property yang mencetuskan ide bertema "Celengan Properti". Sementara juara kedua diraih oleh Tim Wakanda dengan aplikasi berjudul Hommy dan juara ketiga adalah Tim Radya PlayGround dengan aplikasi Tania CRM.

"Dewan Juri menganggap ketiga tim itu dapat membangun aplikasi yang memudahkan masyarakat dan perbankan serta pengembang dalam mendukung kesuksesan Program Satu Juta Rumah," kata Budi dalam pernyataan tertulis, Selasa (17/4).

Dia mengatakan untuk mendukung kesuksesan Program Satu Juta Rumah, BTN tidak hanya berupaya memacu penyaluran kredit. Perseroan ingin menciptakan ekosistem digital pembiayaan perumahan yang berkelanjutan."Ide aplikasi ini akan kami kembangkan lagi untuk dapat mewujudkan ekosistem digital pembiayaan perumahan tersebut guna mendukung kesuksesan Program Satu Juta Rumah," ujar dia.

Budi mengungkapkan ide-ide aplikasi yang telah dihimpun akan terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan kredit pemilikan rumah (KPR). Eksplorasi ide tersebut diperlukan untuk menangkap berbagai peluang di tengah lahirnya berbagai layanan keuangan digital yang membuat persaingan bisnis pembiayaan semakin ketat.

Kepala Divisi Pengemangan dan Rencana Strategis IT BTN Purwa Riadi mengatakan pada ajang BTN Mortgtech Hackathon, telah terpilih enam tim terbaik dari 43 peserta yang memasuki babak terakhir. Pertama yakni aplikasi bertajuk Celengan Property dari Tim Celengan Property yang menyajikan aplikasi yang dapat membantu calon investor untuk memiliki properti secara rombongan sekaligus memberikan prediksi mengenai kenaikan harga properti.

Kemudian, Tim Wakanda yang mengembangkan aplikasi bertajuk Hommy yang menyatukan calon pembeli, penyedia properti, perbankan salam satu ekosistem terpadu dan menyortir seluruh data komponen mitra.

Selanjutnya adalah Tim Radya PlayGround yang menggagas aplikasi Tania CRM yang bisa memudahkan Bank BTN mengedukasi calon nasabah lewat aplikasi percakapan sehingga lebih mudah memberikan penawaran produk, dan simulasi KPR.

Tim Tobat dengan aplikasi berjudul Bijitanah yang bisa menyaring properti dengan nilai investasi yang menarik dan bernilai tinggi dan mengintegrasikan dengan aplikasi KPR. Tim Misy dengan aplikasi bertajuk Misya untuk desain rumah/renovasi dan bisa terhubung dengan KPR. Tim Samiaji Adisasmito dengan aplikasi Jojo KPR yang bisa memberikan analisa kelayakan properti menggunakan media sosial disertai dengan kemudahan cicilan bulanan menggunakan rekening virtual.

Untuk para pemenang, Bank BTN memberikan hadiah total senilai Rp100 juta. Pemenang pertama pun akan memeroleh hadiah berupa kesempatan berkunjung langsung ke Silicon Valley dan mendapatkan Accelerator Program dari Plug and Play Indonesia. Mohar/Ant

BERITA TERKAIT

Penjualan APLN Baru Capai 40% Dari Target - Bisnis Properti Lesu

NERACA Jakarta –Di kuartal tiga 2018, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) berhasil membukukan nilai pemasaran atau marketing sales sebesar…

Kota Satu Properti Lepas 500 Juta Saham - Rencanakan Go Public

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun 2018, minat perusahaan untuk go public masih cukup tinggi dan salah satunya adalah PT…

Intikeramik Raih Restu Gelar Rights Issue - Danai Bisnis Properti

NERACA Jakarta – Perkuat struktur permodalan dalam menunjang ekspansi bisnisnya, pemegang saham PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI) merestui rencana…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

REI Akan Terus Mendukung Program Sejuta Rumah

  NERACA Bogor - Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) akan tetap komit berjuang bersama pemerintah dalam merealisasikan target Program Sejuta…

Pasar Properti 2018 Diprediksi Masih Lesu

Pasar Properti 2018 Diprediksi Masih Lesu NERACA Jakarta - Pasar properti diprediksi pada tahun ini masih mengalami kelesuan, terutama untuk…

Pasar Properti 2018 Diprediksi Masih Lesu

Pasar Properti 2018 Diprediksi Masih Lesu NERACA Jakarta - Pasar properti diprediksi pada tahun ini masih mengalami kelesuan, terutama untuk…