MNC Bank Kantungi Izin OJK Rights Issue

PT Bank MNC Internasional Tbk atau MNC Bank siap melakukan penawaran umum terbatas (rights issue) dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) senilai maksimal Rp489,63 miliar pada semester pertama tahun 2018. Nantinya dana tersebut utamanya akan dipakai untuk memperkuat permodalan dan penyaluran kredit perseroan.

Presiden Direktur MNC Bank, Benny Purnomo menekankan bahwa perseroan akan melakukan right issue sekitar Rp400 hingga 450 miliar untuk memperkuat modal. "Kami juga sedang proses rights issue sesuia dengan komitmen terus memperkuat modal," ujar Benny di Jakarta, kemarin.

Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan, pihaknya sudah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan rights issue yang siap keluar pada akhir Juni mendatang. Rencananya, HMETD tersebut akan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dilaksanakan mulai 12 Juni 2018 sampai 2 Juli 2018 mendatang. “Rencananya izin OJK akan diberikan pada 25 Mei 2018 dan kalau di Bursa tercatat Juni. Berarti modal MNC Bank ada dikisaran Rp1,5 triliunan pada bukan Juni," kata Benny.

Terkait dengan strategi bisnis, perseroan akan tetap ada peningkatan konsumer. Apalagi sejak melakukan akuisisi, MNC Bank menunjukkan kinerja positif. "Jadikan MNC Bank setelah MNC Group akuisisi ICB Bumiputera di 2014, ada 3 fase penyelamat bank dan kita terus tumbuh dengan perkembangan yang baik," tuturnya.

Sebelumnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong bank umum kelompok usaha (BUKU) I dan BUKU II menambah modal. Salah satu caranya bisa melalui konsolidasi. Diterangkan melalui penambahan modal, struktur pendanaan bank akan semakin kuat serta dapat mendorong bank tersebut untuk naik kelas.

BERITA TERKAIT

Bank DKI Raih Penghargaan Top Bank Bidang Fintech

      NERACA   Jakarta - Atas upaya mendorong penerapan transaksi non tunai, Bank DKI memperoleh penghargaan TOP Bank…

OJK Optimis Transaksi Saham di Bali Melonjak - Kondisi Gunung Agung Pulih

NERACA Denpasar - Otoritas Jasa Keuangan Regional Bali dan Nusa Tenggara optimistis nilai transaksi saham di Pulau Dewata akan melonjak…

OJK Targetkan Capai Rp 250 Triliun di 2018 - Pendanaan di Pasar Modal

NERACA Jakarta – Geliat transaksi saham di pasar modal seiring dengan pesatnya pertumbuhan investor dan jumlah emiten, menjadi keyakinan Otoritas…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Hasnur Group Bina Juara Dunia Karate

NERACA Jakarta - Keinginan Fauzan, karateka asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang belum lama ini berhasil memenangi Kejuaraan Dunia Karate Tradisional…

BNI Terbitkan MTN Subordinasi Rp 100 Miliar

NERACA Jakarta - Perkuat likuiditas dalam rangka rangka mendanai ekspansi bisnis, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) pada tanggal 10…

ADHI Kantungi Kontrak Baru Rp 7,45 Triliun

NERACA Jakarta — Sampai dengan Juli 2018, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mengantongi kontrak baru Rp7,45 triliun dengan kontribusi…