Pemkab Lebak Dorong BUMDes Gulirkan Ekonomi Masyarakat

Pemkab Lebak Dorong BUMDes Gulirkan Ekonomi Masyarakat

NERACA

Lebak - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menggulirkan pertumbuhan ekonomi masyarakat sehingga dapat menyerap lapangan pekerjaan.

"Kami mengapresiasi 270 BUMDes tumbuh dan berkembang sehingga meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat di daerah itu," kata Kepala Bidang Usaha Ekonomi Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lebak Dede Sutisna di Lebak, Selasa (17/4).

Kehadiran lembaga BUMDes itu untuk memberdayakan aneka usaha di masyarakat. Mereka jenis usaha yang dikelola oleh BUMDes berbagai bidang usaha diantaranya kerajinan aneka jenis makanan, anyaman bambu, sewa tenda, jamur tiram, peternakan, perkebunan, cuci motor, wisata dan pengelolaan ikan.

Selain itu juga usaha percetakan, sablon, konfeksi, perkayuan, jasa angkutan hingga warnet. Selain itu juga pengelolaan air bersih dan penerangan listrik dan lainnya. Bahkan, perkembangan BUMDes bisa menyerap tenaga kerja hingga ratusan orang. Kemungkinan ke depan usaha yang dikelola BUMDes dapat melahirkan kemandirian masyarakat untuk memperkuat perekonomian keluarga.

Selain itu juga BUMDes dapat mencegah urbanisasi ke luar daerah. Di mana saat ini warga Kabupaten Lebak masih banyak bekerja ke luar daerah serta luar negeri akibat terbatasnya lahan pekerjaan juga rendahnya ketrampilan mereka. Pembentukan BUMDes dapat menggali pemberdayaan ekonomi masyarakat. Apalagi, Kabupaten Lebak memiliki potensi alam yang luar biasa dari komoditas pertanian dan perkebunan.

Potensi usaha itu bisa dikembangkan aneka usaha agar pendapatan ekonomi masyarakat meningkat. Sebab, Kabupaten Lebak sangat strategis karena masuk daerah penyangga ibu kota, Jakarta."Kami yakin BUMDes ke depan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata dia menjelaskan.

Menurut dia, keberadaan BUMDes dapat menjadikan pilar ekonomi warga pedesaan dan mampu menyumbangkan kesejahteraan.

Pengembangan BUMDes mendapat bantuan melalui Alokasi Dana Desa (ADD) untuk mendorong potensi usaha tersebut. Di samping itu juga BUMDes mampu mengelola potensi desa sehingga memberikan kesejahteraan kepada masyarakat sekitar."Kami berharap BUMDes dapat melahirkan klaster ekonomi masyarakat yang pada akhirnya dapat mendongkrak pendapatan ekonomi masyarakat pedesaan," ujar dia menjelaskan.

Kepala Desa Warung Banten Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak Rohandi mengatakan pihaknya telah membentuk BUMDes dua tahun lalu dan kini usaha yang digelutinya bidang konfeksi dan sablon berkembang sehingga menggulirkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Bahkan, penghasilan warganya sebagian besar dari usaha sablon dan konfeksi pakaian.

Para pelanggannya bukan hanya di wilayah Kabupaten Lebak saja, namun sudah ke wilayah Sukabumi, Jawa Barat."Kami membuka usaha konfeksi dan sablon dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi warga setempat,” kata dia. Ant

BERITA TERKAIT

Retribusi Perizinan Kabupaten Lebak Lampaui Target

Retribusi Perizinan Kabupaten Lebak Lampaui Target NERACA Lebak - Pendapatan dari retribusi perizinan di Kabupaten Lebak, Banten, mencapai Rp2,8 miliar…

PENYEBAB PERTUMBUHAN EKONOMI TAK BISA TUMBUH TINGGI - Bappenas: Produktivitas SDM Masih Rendah

Jakarta-Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Prof Dr. Bambang Brodjonegoro kembali mengingatkan, pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia…

Optimisme Ekonomi Positif Bawa IHSG Menguat

NERACA Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis ditutup menguat seiring penilaian investor terhadap…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Doa Terkabul, Ibu Dedeh Senang Berjumpa Dengan Jokowi

Doa Terkabul, Ibu Dedeh Senang Berjumpa Dengan Jokowi NERACA Jakarta - Dibalik rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Garut, Jawa Barat…

WOM Finance Cabang Bogor Tangkap Pelaku Tindak Kejahatan

WOM Finance Cabang Bogor Tangkap Pelaku Tindak Kejahatan NERACA Bogor – Pekan lalu, PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (“WOM Finance”)…

Menilai Kemampuan Industri di Era Digital, Kemenperin Siap Luncurkan INDI 4.0

Menilai Kemampuan Industri di Era Digital, Kemenperin Siap Luncurkan INDI 4.0 NERACA Jakarta -Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan meluncurkan indikator penilaian…