Bank Banten Dukung Program Penggunaan Aplikasi E-SP2D

Bank Banten Dukung Program Penggunaan Aplikasi E-SP2D

NERACA

Serang - PT Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk (Bank Banten) selaku bank kebanggaan milik masyarakat Banten kembali menunjukkan komitmen dalam mendukung program Pemerintah Provinsi Banten dalam penggunaan aplikasi e-SP2D.

“Kerja sama yang dijalin ini merupakan bentuk komitmen Bank Banten dalam mendukung setiap program Pemprov Banten dalam upaya mengelola keuangan dan asetnya," kata Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa di Serang, Selasa (17/4).

"Bank Banten sudah sepatutnya mendukung program Pemprov Banten. Terutama dalam pengelolaan sistem. Saat ini aplikasi e-SP2D ini sudah rampung. Mudah-mudahan semakin memudahkan BPKAD dalam hal pengelolaan keuangan daerah. Selain itu, dari segi Teknologi Informasi, Bank Banten terus mengembangkan sistem seiring dengan perkembangan teknologi dan kaitannya dengan pembayaran non-tunai," kata Fahmi.

Perjanjian kerja sama mengenai penggunaan aplikasi elektronik Surat Perintah Pencairan Dana (e-SP2D) itu telah ditandatangani oleh Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banten Nandy Mulya S mewakili Pemerintah Provinsi Banten, Senin (16/4) di Serang.

Kerja sama antara Bank Banten dengan Pemerintah Provinsi Banten adalah mendukung upaya peningkatan pengelolaan keuangan daerah. Salah satunya dengan menerapkan e-SP2D atau SP2D online. Penerapan e-SP2D tersebut dalam rangka mendukung terwujudnya good governance dan clean government dalam penyelenggaraan otonomi daerah.

Manfaat e-SP2D online berbasis SIMRAL antara lain adalah dapat memonitor pengeluaran rekening Kas Daerah secara online dari kantor Kas Daerah Pemda dan mempermudah Kasda dan Bank dalam melakukan rekonsiliasi data pencairan SP2D ke rekening SKPD atau pihak ketiga. Pencairan SP2D pun dilakukan tepat waktu, untuk mengurangi risiko pengembalian berkas SP2D karena adanya kesalahan.

Penerapan e-SP2D tersebut merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi Banten dalam melakukan transparansi dan percepatan pelayanan. Nantinya, Pemerintah Daerah juga dapat memantau kondisi keuangan Kas Daerah terkini melalui rekening koran setiap waktu, karena bisa diakses melalui smartphone atau komputer untuk memudahkan dalam mengetahui kondisi Kas Daerah.

"Kas Daerah menjadi lebih mudah dipantau, tinggal membuka aplikasi maka akan terlihat, tanpa perlu datang ke bank karena sudah real time online," kata Kepala BPKAD Banten Nandy Mulyas S. Ant

BERITA TERKAIT

BI: Ekonomi Banten Tumbuh Sangat Baik Pada 2018

BI: Ekonomi Banten Tumbuh Sangat Baik Pada 2018 NERACA Serang - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten Rahmat Hernowo…

Allianz Life Dukung Pengembangan Keuangan Syariah

      NERACA   Jakarta - Allianz Indonesia mendukung acara “Islamic Finance in Indonesia” yang diselenggarakan oleh The Asset…

Taiwan Dukung Pertumbuhan Industri Non Migas Indonesia

HL6-4   NERACA   Jakarta - Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menargetkan pertumbuhan industri pengolahan non-migas pada tahun 2018 sebesar 5,6…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Dishub Kota Sukabumi Sisir Kendaraan Parkir Sembarangan

Dishub Kota Sukabumi Sisir Kendaraan Parkir Sembarangan NERACA Sukabumi - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota sukabumi melakukan penindakan kepada kendaraan yang…

Kota Tangerang Raih Empat Penghargaan "TOP IT & TELCO 2018"

Kota Tangerang Raih Empat Penghargaan "TOP IT & TELCO 2018" NERACA Tangerang - Pemerintah Kota Tangerang meraih empat penghargaan pada…

Bulog Sumsel-Babel Belum Maksimal Serap Beras Petani

Bulog Sumsel-Babel Belum Maksimal Serap Beras Petani NERACA Palembang - Perum Bulog Divisi Regional Sumatera Selatan dan Bangka Belitung belum…