Dishub Sukabumi Diganjar Rp13 Miliar Untuk Infrastruktur Jalan - Tahun Ini

Dishub Sukabumi Diganjar Rp13 Miliar Untuk Infrastruktur Jalan

Tahun Ini

NERACA

Sukabumi - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi mendapatkan anggaran untuk jalan sebesar Rp13,6 miliar. Anggaran sebesar itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp12 miliar dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi sekitar Rp1,6 miliar."Tahun ini untuk perbaikan jalan kita mendapatkan anggaran sebesar Rp13,6 miliar, yang berasal dari dua sumber yaitu DAK dan APBD Kota Sukabumi," ujar Kabid Bina Marga Dishub Kota Sukabumi Suhendar Syarif kepada Neraca, Selasa (17/4).

Suhendar menjelaskan, anggaran yang bersumber dari DAK itu akan digunakan untuk perbaikan di tujuh ruas jalan. Diantaranya, jalan Cisureuh, Rancakadu, Sudajaya, Aminta Azmali dan Sudajayahilir. Sedangkan anggaran yang berasal dari APBD itu, kata Suhendar, akan difokuskan untuk perbaikan jalan Yulius Usman (Pasar) dengan cara betonisasi."Anggaran APBD itu fokus untuk perbaikan di Jalan Yulius Usman, atau daerah pasar, karena kondisinya sudah mengkhawatirkan dan itu pasti akan dilakukan betonisasi, seperti di jalan stasiun," ujarnya.

Perbaikan jalannya, lanjut Suhendar, kemungkinan bisa dilaksanakan pada bulan Juli mendatang, sebab pihaknya mengaku sampai saat ini sedang melakukan konsultasi dengan tim pelelangan dan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi."Besok kita akan konsultasi dengan TP4D," terangnya.

Ketika disinggung mengenai turunya anggaran DAK di tahun ini, Suhendar mengungkapkan, memang tahun ini DAK dari pusat turun drastis bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun aku Suhendar, pihaknya tetap akan memaksimalkan anggaran itu untuk perbaikan jalan yang sesuai dengan arahan dari pusat."Iya sih tahun ini kita kebagian Rp12 miliar, sebelumnya untuk perbaikan jalan kita mendapatkan anggaran sekitar Rp40 miliar dari DAK tersebut. Tapi berapapun anggaran DAK yang didapat kita harus menyerapnya dan melaksanakan perkerjaan sesuai dengan aturan yang berlaku," pungkas Suhendar. Arya

BERITA TERKAIT

Genap 22 Tahun, Miracle Aesthetic Usung Kampanye Baru

      NERACA   Jakarta – Bertepatan 22 tahun di industri estetika Indonesia, Miracle Aesthetic Clinic mengusung kampanye bertajuk…

Banggar DPRD Sukabumi : Pemkot Masih Lemah Dongkrak PAD

Banggar DPRD Sukabumi : Pemkot Masih Lemah Dongkrak PAD NERACA Sukabumi - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Sukabumi menilai Pemerintah…

Perluas Kontribusi Untuk Pemuda Indonesia - Peringati Satu Dekade ISYF

NERACA Jakarta - Salah satu syarat terpenting dalam membangun bangsa yang besar adalah mengembangkan dan memberdayakan kalangan pemuda dan generasi…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pemkab Sukabumi Diminta Pantau Ketersediaan Elpiji

Pemkab Sukabumi Diminta Pantau Ketersediaan Elpiji NERACA Sukabumi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, Jawa barat, diminta memantau ketersediaan Liquit Petroleun…

MMKSI Raih Capaian Positif dan Lampaui Target Penjualan di GIIAS 2018

MMKSI Raih Capaian Positif dan Lampaui Target Penjualan di GIIAS 2018 NERACA Jakarta - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales…

150 ASN Pemkot Sukabumi Raih Penghargaan Satya Lencana

150 ASN Pemkot Sukabumi Raih Penghargaan Satya Lencana NERACA Sukabumi - Sebanyak 150 aparatur sipil negara (ASN) pemerintah Kota (Pemkot)…